Tag Archives: D10 SP R2

Senter (Flashlight)

Senter sebuah alat penerangan yang bagi saya keberadaan cukup penting, selalu ada di kantong celana atau tas kemanapun saya bepergian dan siap di gunakan di kala genting. Tak terhitung sudah jasa sebuah senter dalam perjalanan hidup saya, sedikit cerita singkat tentang senter apa saja yang pernah dan yang masih saya miliki berdasarkan perjalanan waktu :

*catatan : yang di coret sudah tidak dipakai lagi

1. Senter Bulp berbagai macam jenis

Dari kecil saya sudah di ajarkan untuk menggunakan senter, dari jaman jadul sd, smp dan sma, senter yang saya gunakan berupa senter bulp (bohlam), merknya bermacam-macam ada yang menggunakan batre 2xAA, ada yang menggunakan batre 2 x C (senter nya warna silver merk tiger kalo gak salah), ada juga yang segede batu bata menggunakan batre 4 x D merek nya saya lupa.┬áPada masa itu ukuran senter cukup besar dan berat jadi saya tidak mengantongi senter ke mana-mana seperti sekarang, senter saya gunakan hanya ketika dibutuhkan, ketika mati lampu, kegiatan outdoor, mancing di malam hari, mencari sesuatu di kegelapan, dsb. Pada masa itu juga sinar yang dihasilkan tidak begitu terang, se terang – terangnya senter saya paling hanya berjarak 20 meter maksimal, dengan runtime (waktu hidup) yang cukup pendek, konsumsi batrai pun boros, apalagi senter yang menggunakan batre D (batre segede batu), senter juga tidak memiliki fitur anti air jadi jika terendam air senter mati tapi jika di keringkan bisa hidup lagi, dan bulp (bohlam) senter juga gampang putus jika terlalu panas. Harga senter yang saya miliki pada waktu itu bisa dibilang sangat murah. Sekarang saya tidak ingat lagi kemana perginya senter-senter itu.

2. Maglite Solitaire (1 x AAA)

maglite solitaire di bungkus dengan tali kermantel/tali gunung agar tidak licin dan bisa di gigit (kiri), victorinox farmer warna merah (kanan)

Continue reading

Advertisements
Tagged , , , , , , , , , , , , , ,