Tag Archives: 31 Hari MCS Menulis

31 Hari Menulis Pun Selesai

Dimana ada awal pasti ada akhir, dan di setiap akhir selalu akan ada awal yang baru, dan di antarnya keduanya pasti akan terselip sebuah cerita.

Tidak terasa 31 hari sudah dilewati, melalui pertemuan lewat tulisan dari ruang dan waktu yang berbeda, dan hari ini menjadi hari terakhir dari kegiatan 31 hari mcs menulis, dan tulisan ini merupakan tulisan terakhir saya dalam acara tersebut, begitu juga dengan kelima orang manusia lain yang juga mengikuti acara tersebut.

Yang mana kelima orang manusia tersebut selain menjadi rekan dalam mengikuti acara 31 hari mcs menulis, secara langsung maupun tidak langsung, di sadari atau tidak di sadari, menjadi orang-orang yang telah memberikan semangat bagi saya untuk terus menulis di 31 hari mcs menulis.

Setelah ini mungkin kita semua akan jarang sekali melihat tulisan labil dan kocak dari seorang abgtualabil yang memanggil para fans nya dengan sebutan labilers, juga tulisan tentang kakak mnovael dan keseharian hidupnya, juga tulisan seru dengan foto-fotonya yang sangat menarik tentang cerita hidup si pengutik, dan kisah tidak jelas yang malah menjadi cerita lucu, dicampur dengan tips dan trik asik seputar dunia IT dari tukangpentol, dan juga tulisan bergaya cerpen yang sarat akan makna dan filosofi hidup dari seorang tudipa, yang merupakan sang pencetus ide untuk berkomitment dalam menulis. Continue reading

Tagged ,

kamera, fotografi dan arti sebuah foto

berbagai kamera yang saya gunakan dari waktu ke waktu

Saat ini kamera bukanlah lagi suatu barang yang mewah dan dimiliki oleh hampir setiap orang, mulai dari kamera hp, kamera poket, kamera analog, kamera DSLR, kamera pengintai dan jenis kamera lainnya. Dari tiap jenis kamera tersebut hanya harga dan kemampuannya saja yang berbeda-beda, karena pada dasarnya fungsi dari kamera sama yaitu sebuah alat untuk merekam cahaya, cahaya yang direkam berupa  moment menghasilkan suatu gambar, hasil dari kamera biasa di sebut foto dan seni dalam merekam cahaya untuk menghasilkan sebuah foto biasa di sebut dengan fotografi (photography), orang yang melakukannya di sebut sebagai fotografer.

Bagi kebanyakan orang umum kemera hanyalah sebuah kamera, hanya sebuah alat untuk mengambil gambar, yang mana semakin mahal harga kameranya semakin di jaga, semakin murah harga kameranya semakin ditelantarkan. Tapi bagi seorang jurnalis, fotografer, dan penghobi foto kamera adalah sebuah senjata yang merupakan bagian dari diri dan pekerjaan yang sulit untuk dipisahkan. Mahal atau murah kamera pasti akan dijaga dan digunakan sebagai mana mestinya, biasanya kamera yang digunakan orang-orang jenis ini memang kamera yang diatas rata-rata harganya. Continue reading

Tagged , , ,

A Walk To The Zoo (Kebun Binatang Gembira Loka)

Berawal ketika menghabiskan waktu libur lebaran beberapa bulan yang lalu di rumah Orang Tua saya di Palembang, kala itu saya menonton sebuah acara di televisi yang meliput tentang kebun bintang Gembira Loka di Yogyakarta, membuat saya teringat dengan iklan-iklan Gembira Loka Zoo yang di tempelkan di beberapa Armada Taxi di Jogja “oh ya, ada Kebun Binatang di Jogja”. Acara televisi tersebut menceritakan beberapa perubahan dan pemugaran yang terjadi di dalam Kebun Bintang Gembira Lokasi.

Selama ini saya belum pernah mengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka, alasannya ya cuma satu “tidak tertarik” karena sudah bisa membayangkan seperti apa suasana di Kebun Binatang, namun setelah melihat acara di televisi tersebut, benar-benar merubah image saya tentang Kebun Binatang Gembira Loka, menjadi tertarik dan menjadi penasaran seperti apakah perubahan yang terjadi pada Kebun Binatang Gembira Loka.

Setelah kembali ke Jogja, disela-sela rutinitas kesibukan saya meluangkan waktu sejenak untuk mengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka, lokasi pintu masuknya ada di Jalan Kusumanegara dekat dengan jembatan kuning atau bisa juga melalui Jalan Kebun Raya.

Kebetulan siang itu saya sedang malas untuk berkendara di panasnya jalanan kota jogja yang semakin padat, bagusnya pintu masuk Gembira Loka dekat dengan Halter Trans Jogja, maka berangkatlah saya pukul 2 siang menggunakan Trans Jogja dari terminal Condong Catur hanya dengan membayar 3000 rupiah sampailah saya di Halte Bonbin. Continue reading

Tagged , , , , , ,

Pantai Pok Tunggal dan Jelajah Pantai Seruni

Daerah Gunung Kidul di Yogyakarta sudah cukup terkenal akan wisata pantainya, nama-nama seperti pantai Baron, Sundak, Indrayanti dan Siung pasti sudah tidak asing lagi bagi yang sudah pernah singgah di Kota Gudek tersebut.

Sebenarnya Gunung Kidul masih menyimpan banyak sekali potensi wisata alam berupa pantai yang masih jarang diekspose dan dijamah oleh wisatawan, salah satunya adalah Pantai Pok Tunggal, pantai yang menurut saya keindahannya tidak kalah dengan pantai-pantai yang sudah memiliki nama besar di daerah Gunung Kidul.

Pertemuan saya dengan pantai ini merupakan suatu ketidaksengajaan, berawal dari kedatangan seorang teman dari Jakarta, yang pagi itu secara tiba-tiba sudah sampai di Jogja dan langsung meminta saya untuk mengantarkannya camping dan bermalam di pantai, tapi pantai yang ia inginkan adalah sebuah pantai yang sepi dan belum banyak terekspose.

Terus terang saya tidak tahu ada pantai yang seperti itu di Gunung Kidul, cukup bingung mau saya bawa ke pantai mana tamu saya ini karena setahu saya hampir semua pantai di Gunung Kidul sudah terekspose dan pasti ramai oleh pengunjung, ya sudahlah pikir saya, yang penting sampai dulu di daerah Gunung Kidul. Continue reading

Tagged , , , , , , , , , , , ,

malam minggu seru, bersepeda keliling jogja

Mengelilingi kota Jogja di malam hari, melewati sudut-sudut kota di terangi cahaya lampu-lampu jalan, membaur dengan hiruk pikuk keramaian malam kota dan menikmati kuliner malam sembari bercanda gurau dengan sahabat, memberikan kota Jogja nuansa yang unik, berbeda dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia. Jogja merupakan kota yang asik dijadikan tempat untuk menghabiskan malam, seperti yang biasanya rutin dilakukan oleh saya bersama teman-teman terdekat.

Kali ini saya mencoba sesuatu yang berbeda dari biasanya yaitu berkeliling kota Jogja di malam hari dengan menggunakan sepeda. Tapi saya tidak bersepeda sendirian saya berangkat bersama dengan 6 orang teman-teman MCS yaitu Arsa, Pt, Ikbal, Efan, Kakak Nova, dan Hari. Gedung SIC (Student Internet Center) di kampus MIPA Utara UGM menjadi tempat kami berkumpul sebelum melakukan perjalan bersama mengiliingi kota Jogja dengan sepeda.

menunggu yang lain di belakang gedung SIC

Continue reading

Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Celoteh akhir pekan

Hari jumat kemarin, dari sore saya ditemani Efan teman kuliah saya, berusaha mengubah sendiri setting pada sistem permindahan gigi si Miyabi yang tidak bekerja sebagaimana mestinya, setelah melalui perjuangan yang panjang barulah pada pukul 9 malam kami berhasil mendapatkan setingan yang pas untuk sistem permindahan gigi si Miyabi. Ternyata melakukan seting pada gear sepeda lebih sulit dan butuh kesebaran yang lebih ekstra dibanding melakukan setingan karburator pada motor hitam dekil milik saya. Wajar saja jika di beberapa bengkel sepeda terkenal biaya full servis untuk sebuah sepeda lebih mahal di bandingkan dengan biaya servis sebuah motor bebek.

Apa yang membuat saya begitu bersemangat menjadikan si Miyabi nyaman untuk di tunggangi adalah hari ini, karena pada pukul 7 malam nanti untuk pertama kalinya saya akan bersepeda mengelilingi kota Jogja bersama dengan beberapa teman kampus. Dan teman-teman yang ikut serta bersepeda yaitu Arsa, Pt, Efan, Ikbal dan Kakak Nova, saya berharap jumlah teman yang ikut bersepeda nanti malam akan bertambah. Continue reading

Tagged , , , ,

10 lagu yang selalu menemani perjalanan

classic rock your old-friend that still hanging around with you

Mengikuti acara seperti “31 hari menulis” akan menjadi sangat menarik dan menantang ketika sedang berada di suatu tempat antah berantah tanpa sinyal telpon dan akses internet. Saya harus menepuh jarak berkilo-kilo berjalan kaki melewati pinggiran hutan yang gelap dengan jalan berbatuan dan tanah yang tak rata, untuk mencari tempat yang memiliki akses internet demi membuat sebuah tulisan sepanjang 100 kata yang harus sudah di posting sebelum jam 12 malam ini. Parahnya, begitu tiba di tempat tujuan, saya benar-benar tidak tau tema apa yang ingin saya tulis. Suasana asing dimana begitu banyak pasang mata manusia yang asing sedang memandang dengan tajam ke arah saya, yang juga asing bagi mereka, membuat saya tidak kuasa untuk mengeluarkan seluruh ide dari otak saya, di tambah lagi lantunan lagu reage yang menggema di seluruh ruangan sempit tanpa sekat ini menjadikan suasana menjadi aneh bagi saya. Continue reading

Tagged , ,

Ayo Berangkat

“Hidup itu laksana naik sepeda.
Untuk mempertahankan keseimbangan,
kamu harus tetap bergerak” 
(Albert Einstein).

Merasakan serunya bersepeda bersama rekan-rekan MCS ke Kinahrejo beberapa minggu yang lalu, membuat saya merasa membutuhkan sebuah sepeda. Setelah kurang lebih 1 minggu berpuasa dan mengurangi jatah rokok akhirnya terkumpul juga dana sebesar 1 Juta yang memang saya khususkan untuk membeli 1 buah sepeda. Sepeda yang saya inginkan hanya sepeda yang biasa-biasa saja, bisa di gunakan di segala kondisi, kuat dan yang terpeting harganya 1 Juta.

Setelah berkonsultasi dengan teman saya Efan yang mengerti tentang dunia persepedaan masa kini, menurutnya sepeda yang pas untuk kebutuhan saya adalah sepeda berjenis MTB (Mountain Bike), sedangkan untuk merk teman saya itu merekomendasikan merk Politron dan Cosmos. Saya coba mencari referensi di Internet untuk kedua merk tersebut yang ada saya malah menjadi bingung, kedua merk tesebut memiliki banyak sekali tipe sepeda untuk kelas Mountain Bike dan harganya semua di atas 1 Juta.

Apalagi sepeda dengan merk Politron, harganya paling mahal di antara sepeda SNI merk lain, bahkan ada sepeda merk Politron yang harganya mencapai puluhan juta, entah terbuat dari bahan apa sepeda tersebut, yang pasti semahal-mahalnya sepeda toh masih harus di kayuh(goes) juga menggunakan kaki. Continue reading

Tagged ,

Hari ini, 2 Tahun Yang Lalu dan semua yang pertama

Tepat hari ini dua tahun yang lalu, kala itu adalah hari dimana untuk pertama kalinya saya melangkahkan kaki-kaki kecil saya di kota Jogja demi mengikuti Pra kuliah dan ujian masuk kuliah. Bawaan saya juga tidak banyak hanya sebuah tas keril kesayangan dan sebuah tas slempang kebanggaan. Setiba di bandara Adi Sutjipto Jogja, seorang sahabat lama saya Ucil sudah menunggu dan langsung membawa saya ke rumah kontrakan tempat dimana beliau tinggal, yang mana untuk beberapa hari kedepan saya pun akan menumpang tinggal di rumah kontrakannya tersebut.

Ucil dan kamar kontrakannya

Continue reading

Tagged ,

Kejutan di Taman Nasional Alas Purwo – Resort Grajagan – Pos Bedul

Setelah menghadiri resepsi rekan kami Ervin K D di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Saya, Hamid, Mba Erma, Ummu dan  ditambah 1 pemuda lokal yang baik hati Rully, rencananya kami akan bermain-main di Taman Nasional Baluran yang sudah cukup terkenal dengan savana dan satwa liarnya itu, tapi lokasi TN Baluran yang berada di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo itu ternyata berjarak sangat jauh dari Purwoharjo. Keterbatasan transportasi dan waktu mengharuskan kami membatalkan perjalanan ke TN Baluran.

Pembatalan tidak membuat saya kecewa, berkat jasa dari si Interaksi dan Sosialisasi dengan penduduk setempat terkumpulah informasi tentang TN Alas Purwo yang katanya mirip TN Baluran, bedanya TN Alas Purwo ini cukup tidak terkenal tapi memiliki jarak lokasi yang sangat dekat dengan Kecamatan Purwoharjo. Buat saya tidak terkenal bukan berarti tidak bagus dan semakin tidak terkenal artinya semakin sedikit pengunjungnya, semakin sedikit pengunjung artinya kondisi alam masih sangat terjaga. Yah seburuk-buruknya TN Alas Purwo nanti minimal saya dan teman-teman sudah mendatangi suatu tempat, dari pada tidak mendatangi apa-apa selama di Banyuwangi 🙂 Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

air dan cinta

Setengah dari hari ini saya habiskan di ruang Tesis Perpus Pusat UGM untuk sekedar membaca-baca bahan yang berhubungan dengan penelitian saya, sambil sesekali memikirkan apa yang akan saya tulis sehubungan dengan tema tulisan hari ini yaitu ‘air’. Sampai ketika saya hendak pulang dan sedang membereskan semua peralatan dari atas meja perpus, tidak sengaja saya melihat sebuah tulisan samar-samar yang sepertinya judul blog, dari layar laptop si mba manis yang duduk di samping saya, merasa diperhatikan si mba manis pun menoleh ke arah saya namun si mba menyadari yang saya sedang perhatikan adalah layar laptopnya sekejap si mba kembali lagi memposisikan wajah manisnya ke depan layar laptop. Tulisan di layar laptop tersebut bagaikan sebuah suntikan tetanus berisi ide di tengah kebuntuan, sebuah ide tentang air dan cinta. *sumpah saya geli nulis ini 😀

Air adalah unsur yang paling dibutuhkan mahluk hidup untuk tetap hidup, dalam kondisi survival manusia dapat bertahan hidup 2 minggu tanpa makanan namun hanya 3 hari tanpa air. Bayangkan jika hidup kita tanpa air, semua akan kering, perlahan-lahan tumbuhan mati, hewan mati, manusia mati dan bumi ini pun akan mati, begitu juga jika hidup kita ini tanpa cinta, mati.  Cinta adlah sebuah kata clasik yang tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang, setiap orang mencari, mendambakan dan menantikan cinta sejatinya dalam hidup. Cinta itu merupakan suatu bentuk abstrak dari perasaan seseorang layaknya air yang mampu mengisi setiap bentuk ruang yang ditempatinya. Cinta sama seperti air juga memiliki daya yang disebut kapilaritas yang mampu menjalar dan meresap kesela-sela tersempit unsur kehidupan. Continue reading

Tagged , , , , ,

Kinahrejo Pagi Ini

“ajining menungsa iku gumantung ana ing tanggungjawabe marang kewajibane” 
“kehormatan seseorang dinilai dari tanggung jawab terhadap kewajibannya”
~Mbah Marijan

Pagi ini pukul 5.30 pagi sahabat saya Pt membangunkan saya melalui telpon, karena pada pagi ini saya bersama bung Pt dan beberapa sahabat rekan-rekan MCS yang lain, yaitu bung Ikbal, adik Efan, bung Takin, kakak Nova dan kakak Ricky akan bersepeda dari kampus MIPA UGM menuju ke desa Kinahrejo, sebuah desa di kaki Gunung Merapi yang pada tahun 2010 lalu luluh lantak, rata dengan tanah akibat terjangan awan panas dari letusan Gunung Merapi. Kinahrejo juga merupakan tempat tinggal dan meninggalnya Mbah Marijan juru kunci Gunung Merapi yang juga gugur dalam mengemban tugas akibat keganasan awan panas letusan Gunung Merapi.

Mobil bak pengangkut sepeda, sambil menunggu rekan-rekan yang lain Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

31 Hari Menulis Pun Dimulai

catatan dinding, jangan lupa menulis

Event ’31 Hari MCS Menulis’ hari ini telah di mulai, suatu ajang tulis menulis bergengsi yang mana setiap pesertanya di haruskan menulis selama 31 hari dengan jumlah tulisan yang di posting minimal 1 buah setiap harinya, peserta yang mengikuti event ini berjumlah kurang dari 100 orang yang merupakan mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Komputer UGM (bergelar M.Cs jika lulus), tema tulisan pun dibiarkan bebas yang penting tidak mengandung unsur sara, pornografi dan intimidasi. Event ini tidak menilai baik atau tidaknya suatu tulisan, maupun tema apa yang di angkat atau juga seperti apa gaya penulisannya tapi lebih kepada menumbuhkan minat untuk menulis apapun bentuk dan isi tulisannya. Continue reading

Tagged

last day in bali, arigato & au revoir

Jumat pagi di Tabanan, saya kembali menjadi orang terakhir yang bangun di rumah Pt, di lanjutkan dengan menyantap sarapan nasi kuning di teras rumah Pt sembari menikmati rasa pagi Tabanan yang masih sama seperti hari kemarin dan hari kemarinnya lagi, ahh saya akan merindukan suasana pagi di sini, karena pagi ini adalah pagi terakhir saya di Bali setelah berpetualang 2 minggu lamanya, kini kulit sudah menghitam eksotis dengan rasa lelah yang dipenuhi rasa puas bercampur rasa mulai merindukan rumah.

Pt sudah menghilang sedari pagi, katanya ke Air Port menjemput temannya, entah temannya yang mana lagi. Sungguh luar biasa sahabat saya yang satu ini, belum selesai di repotkan dengan kedatangan saya sudah mengurusi temannya yang lain. Pembawaannya yang tenang, karakternya yang santai dengan pemikiran yang kritis, berhati lapang dan memiliki filosofi hidup yang mantap memang membuat manusia yang satu ini memiliki daya tarik tersediri bagi para warianita.

Mba Erma dan Ummu pun juga tidak terdengar kicauannya, rupanya dari pagi kedua perempuan manis itu juga sudah berangkat ke pasar bersama Ibu Pt membeli buah-buahan, oleh-oleh untuk para teman di Jogja. Continue reading

Tagged , , ,

Beberapa hari terakhir, di Denpasar

Sepulang dari Gunung Batur, saya dan teman-teman menghabiskan hari-hari terakhir kami di Bali dengan beristirahat dan jalan-jalan di Kota Denpasar, kami menginap di rumah Winaya yang juga merupakan teman satu kampus di UGM. Pt cukup sibuk karena ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan di Tabanan, jadi selama tidak ada Pt, Winaya yang mengantar kami berkeliling Denpasar.

Pantai Kuta

Di malam hari Winaya mengajak kami berkeliling daerah pantai Kuta. Pantai yang sudah sangat terkenal dan namanya sudah mendunia. Kuta sudah seperti rumah kedua dan pusat hiburan malam khususnya bagi para turis asing, segala macam jenis hiburan malam ada di sini, diskotik, night club, bar, restaurant, dan tempat-tempat hedon sejenis yang mana tidak cocok bagi orang kampung macam saya. Disatu sisi saya juga sedih melihat apa yang mata saya lihat di sepanjang jalan, eksploitasi besar-besaran terhadap perempuan indonesia oleh orang asing, yah ketika alasan ekonomi sudah berbicara bisa apa.

Suasana malam di daerah Kuta

Continue reading

Tagged , , , , , , , , , ,

Jalan – Jalan ke Hutan Mangrove

Hutan Mangrove

Hutan Mangrove adalah hutan yang biasa tumbuh di muara sungai tempat bertemunya aliran sungai dengan laut yang mana daerah pertemuan tersebut masih terkena pasang surut nya air laut, Hutan Mangrove biasa di kenal di Indonesia dengan nama hutan Bakau dan Indonesia adalah negara yang memiliki hutan Mangrove terluas di dunia. Continue reading

Tagged , , , , ,

Kembali ke Tabanan

Sore itu setelah turun dari Gunung Agung, kami kembali ke Sidemen ke rumah keluarga Arsa untuk beristirahat sejenak dan bersih-bersih, malamnya kami pun langsung berpamitan untuk kembali ke tabanan. Pukul 10 malam kami sudah kembali tiba di rumah Pt, tanpa sadar rasa lelah akibat perjalanan panjang ke Amlapura membuat saya langsung tertidur.

foto bersama sebelum kembali ke tamaban

Bangun di pagi hari rasa lelah dan pegal menjalar hampir ke seluruh tubuh, tapi rasa pagi hari di Tabanan masih sama seperti 3 hari yang lalu sebelum saya berangkat ke Amlapura. Tidak banyak yang saya lakukan hari ini dan tampaknya tubuh masih perlu di istirahatkan beberapa hari. Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

Going To Amlapura

Selesai menikmati keindahan dan bermalam di pantai sanur, kembali kami melanjutkan perjalanan menuju Amlapura yang merupakan ibukota dari kabupaten Karangasem, letaknya yang berada di bagian timur pulau Bali berjarak cukup jauh dari pantai sanur, kurang lebih 4 sampai 5 jam.

Ada 2 hal yang menjadi tujuan utama kami datang ke Amlapura yang pertama adalah bersilaturahmi ke rumah salah satu sahabat kami I Gusti Ngurah Wikranta Arsa yang biasa kami panggil arsa dan yang kedua, yang menjadi hidangan utama saya di Bali yaitu menjejakkan kaki di puncak tertinggi Bali yaitu Gunung Agung.

Bagi saya perjalanan dari Sanur menuju ke Amlapura ini adalah salah satu bentuk petualangan yang sangat saya sukai, sebuah perjalanan panjang menuju suatu yang asing, melewati tempat-tempat yang belum pernah saya lihat sebelumnya, melihat banyak hal-hal baru, mengenal budaya dan adat istiadat yang berbeda. Mengingatkan saya kembali, betapa kayanya negeri indah tempat dimana saya berpijak. Continue reading

Tagged , , , , , , , , , ,

Pantai Sanur

Pantai Sanur cukup terkenal di pulau bali dan merupakan salah satu pantai yang banyak di kunjungi oleh wisatawan, lokasinya berada di bagian selatan pulau bali. Kami berangkat dari Kediri Tabanan pukul 10 pagi dan pukul 12 siang kami baru sampai di kawasan pantai sanur, maklum Denpasar macet.

Tapi yang anehnya saya tidak melihat sedikitpun pasir pantai sepanjang jalan sanur, mayoritas yang terlihat adalah hotel, tempat makan dan toko pakaian renang. Tanpa banyak bicara Pt langsung membawa kami ke salah satu hotel bernama Wherdapura, sangat rekomended katanya. Setibanya di lobi hotel kami sudah di sambut oleh teman wanita Pt yang namanya saya lupa, ooo pantas saja Pt merekomendasikan hotel ini, tapi alasan utama Pt merekomendasikan hotel ini bukan karena itu, Wherdapura sendiri adalah hotel percontohan milih dinas pekerjaan umum, yang harga sewa kamarnya sangat-sangat-sangat mengejutkan murahnya, hanya 135 ribu rupiah semalam untuk student class (kelas paling murah). Fasilitas yang disediakan pun cukup wah untuk ukuran saya yang biasa tidur di dalam tenda atau bivak beratapkan flysheet. Kamar luas ber AC, tv lcd 29 inch, dua tempat tidur, meja tulis, lemari baju, kamar mandi dengan shower air panas dan dingin, dan yang paling sip adalah pintu kaca yang menuju ke teras belakang, dan ada yang lebih top lagi yaitu kolam renang di belakang hotel dengan view pantai. Continue reading

Tagged , , , , , ,

rasa pagi di tabanan

Seperti pagi kemarin dan kemarinnya lagi, pagi ini saya masih menjadi orang terakhir yang bangun di rumah Pt tempat saya menginap di tabanan, beranjak dari tempat tidur menuju ke teras rumah yang khas dengan ukiran-ukiran bergaya bali, teras rumah Pt adalah tempat paling pas untuk menikmati pagi. Sepiring nasi kuning dan segelas kopi pun sudah tersedia di atas meja, Ibu Pt tau benar bagaimana memperlakukan tamu yang merepotkan seperti saya. Sembari melahap nasi kuning terbayang perjalanan kemarin ke Bedugul dan Tanah Lot yang masih seperti mimpi. Lengkap sudah sarapan nikmat di akhiri dengan sebatang rokok, pagi yang sempurna untuk mengawali hari. Jadi teringat kata-kata Bapak “warna di pagi hari menentukan warna sepanjang hari”.

Rasanya setiap hari saya ingin pagi yang seperti ini, jadi terpikir untuk membeli rumah di tabanan suatu saat nanti dimana saya dan keluarga bisa berlibur di akhir pekan, ya tentu saja itu pun jika saya sudah berkeluarga suatu saat nanti. Continue reading

Tagged , , , ,