Category Archives: gear

Fenix TK10 (Q5) VS Fenix TK11 (R5)

Tulisan ini adalah lanjutan dari sini. Tulisan ini mungkin terkesan jadul dengan membandingkan 2 buah senter (Fenix Tk10 dan Fenix TK11) yang sudah tidak diproduksi lagi, tapi tetap sengaja saya buat hanya untuk menjawab rasa penasaran pribadi saya.

Tahun 2012 yang lalu saya telah menghibahkan senter Fenix TK10 saya kepada sahabat saya di Jogja dan semenjak itu saya menggunakan Fenix TK11 untuk aktifitas saya, tapi selama menggunakan TK11 ada rasa rindu dengan TK10 yang dulu selalu menemani saya, bulan lalu (juni 2013) berkat mas Setanis saya bertemu kembali dengan senter Fenix Tk10, dengan kondisi yang masih segar. Kondisi yang menjadikan saya lagi-lagi harus memilih apakah kembali ke TK10 atau tetap dengan TK11, karena bingung akhirnya saya lebih baik membandingkan kembali lebih mendalam kedua senter ini dan hasil perbandingan akan menentukan senter mana yang akan saya gunakan seterusnya. Continue reading

Tagged , , , ,

Ulasan Singkat Enzo Trapper D2 Flat Grind

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa untuk rekan-rekan muslim yang menjalankan.

Seminggu yang  lalu saya dititipi sebuah pisau Enzo Trapper Full Tang, bilah Flat Grind, dengan baja D2. Spesifikasi Pisau adalah sebagai berikut :

Panjang Bilah : 94mm
Ketebalan Bilah : 3.4mm
Panjang Keseluruhan : 211mm
Material : D2 tool steel
Bahan Handle : Kayu (tidak tahu jenis apa)
Sarung : –
 

Saya coba mengulas secara singkat pisau ini dengan penggunaan sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan saya. Continue reading

Tagged , ,

2 tahun bertualang bersama ‘paramilitary 2’

Spyderco paramilitary 2 bersama gear yang lain

Sebenarnya sudah sejak lama ingin menuliskan kesan pribadi saya tentang pisau ini, namun pada waktu itu pengalaman dan perjalanan dengan pisau ini masih belum cukup. Kini genap 2 tahun sudah Paramilitary 2 menemani di setiap petualangan dan perjalanan saya dan rasanya sudah cukup menguji Paramilitary 2.

Berawal dari ketidakpuasan dan selalu merasa ada yang kurang dengan pisau yang dulu saya gunakan membuat saya terus mencari pisau yang pas digunakan untuk kegiatan outdoor, kriteria yang saya inginkan dari sebuah pisau lipat antara lain : Continue reading

Tagged , , , , , , ,

Senter (Flashlight) – Selalu Update

Senter sebuah alat penerangan yang bagi saya keberadaan cukup penting, selalu ada di kantong celana atau tas kemanapun saya bepergian dan siap di gunakan di kala genting. Tak terhitung sudah jasa sebuah senter dalam perjalanan hidup saya, sedikit cerita singkat tentang senter apa saja yang pernah dan yang masih saya miliki berdasarkan perjalanan waktu :

*catatan : yang di coret sudah tidak dipakai lagi

1. Senter Bulp berbagai macam jenis

Dari kecil saya sudah di ajarkan untuk menggunakan senter, dari jaman jadul sd, smp dan sma, senter yang saya gunakan berupa senter bulp (bohlam), merknya bermacam-macam ada yang menggunakan batre 2xAA, ada yang menggunakan batre 2 x C (senter nya warna silver merk tiger kalo gak salah), ada juga yang segede batu bata menggunakan batre 4 x D merek nya saya lupa. Pada masa itu ukuran senter cukup besar dan berat jadi saya tidak mengantongi senter ke mana-mana seperti sekarang, senter saya gunakan hanya ketika dibutuhkan, ketika mati lampu, kegiatan outdoor, mancing di malam hari, mencari sesuatu di kegelapan, dsb. Pada masa itu juga sinar yang dihasilkan tidak begitu terang, se terang – terangnya senter saya paling hanya berjarak 20 meter maksimal, dengan runtime (waktu hidup) yang cukup pendek, konsumsi batrai pun boros, apalagi senter yang menggunakan batre D (batre segede batu), senter juga tidak memiliki fitur anti air jadi jika terendam air senter mati tapi jika di keringkan bisa hidup lagi, dan bulp (bohlam) senter juga gampang putus jika terlalu panas. Harga senter yang saya miliki pada waktu itu bisa dibilang sangat murah. Sekarang saya tidak ingat lagi kemana perginya senter-senter itu.

2. Maglite Solitaire (1 x AAA)

maglite solitaire di bungkus dengan tali kermantel/tali gunung agar tidak licin dan bisa di gigit (kiri), victorinox farmer warna merah (kanan)

Continue reading

Tagged , , , , , , , , , , , , , ,

pencarian keril(carrier) baru

kiri (osprey atmos 50 grey – 2011), kanan (deuter futura 32 – 2008)

Sudah beberapa tahun tas deuter futura 32 menemani setiap perjalanan saya, mulai dari menjelajah gunung, pantai, hutan hingga berpindah dari satu kota ke kota lain. Sedikit komentar saya tentang tas ini: tidak mengecewakan, nyaman, kuat, pas dengan postur tubuh saya (yang imut) dan yang terpenting cukup untuk diisi: tenda kyberpas kapasitas 2 orang, nesting (mini trangia atau buterfly), pakaian ganti untuk beberapa hari, makanan untuk beberapa hari, 2 botol air mineral 1.5 liter, sleeping bag, flysheet, survival kit, obat-obatan, jaket, matras dan beberapa gear kecil lainnya, meski pun ada beberapa perlengkapan tambahan lain yang biasanya saya ikatkan di bagian luar tas.

Yang saya sukai dari tas deuter futura 32 adalah :

  • fitur air comfortnya yang cocok dengan iklim indonesia yang panas, punggung jadi gak basah karena keringat
  • bentuk punggung tas dirancang sesuai dengan punggung manusia
  • rain cover sudah include dengan tas
  • tas bisa dibuka dari bagian atas dan bawah sehingga tidak menyulitkan disaat hendak mengambil barang yang terletak pada bagian bawah
  • ada Compartment terpisah pada bagian dalam tas dan atas tas
  • pengikat tracking pole (kapak es)
  • kantong botol minum di bagian luar ada 2
  • ada side poketnya
  • banyaknya tempat untuk mengikatkan tali tambahan jika dibutuhkan untuk mengikat dan membawa kelengkapan lainnya di luar tas.

Continue reading

Tagged , , , , ,

Spyderco Pacific Salt

Spyderco Pacific Salt – H1

spesifikasi detil :

Panjang mata pisau : 3 13/16 in. 97 mm
Panjang tertutup : 4 15/16 in 125 mm
Panjang keseluruhan : 8 5/8 in 219 mm
Ketebalan mata pisau : 1/8 in 3 mm
Baja mata pisau : H-1
Materi gagang : FRN (Fiber Reinforce Nilon)
Berat : 3 oz 86g

Akhirnya pisau ‘jelek’ ini sampai juga (thanks to must big bro), pisau ini melengkapi kebutuhan saya, kelebihan pisau lipat ini terletak pada baja H1 nya yang anti karat dan tentu saja brand spyderco-nya, H1 adalah baja yang di klaim oleh spyderco tahan terhadap air asin, dan inilah alasan mendasar kenapa saya membeli pisau ini.

Continue reading

Tagged , , , , ,