A Walk To The Zoo (Kebun Binatang Gembira Loka)

Berawal ketika menghabiskan waktu libur lebaran beberapa bulan yang lalu di rumah Orang Tua saya di Palembang, kala itu saya menonton sebuah acara di televisi yang meliput tentang kebun bintang Gembira Loka di Yogyakarta, membuat saya teringat dengan iklan-iklan Gembira Loka Zoo yang di tempelkan di beberapa Armada Taxi di Jogja “oh ya, ada Kebun Binatang di Jogja”. Acara televisi tersebut menceritakan beberapa perubahan dan pemugaran yang terjadi di dalam Kebun Bintang Gembira Lokasi.

Selama ini saya belum pernah mengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka, alasannya ya cuma satu “tidak tertarik” karena sudah bisa membayangkan seperti apa suasana di Kebun Binatang, namun setelah melihat acara di televisi tersebut, benar-benar merubah image saya tentang Kebun Binatang Gembira Loka, menjadi tertarik dan menjadi penasaran seperti apakah perubahan yang terjadi pada Kebun Binatang Gembira Loka.

Setelah kembali ke Jogja, disela-sela rutinitas kesibukan saya meluangkan waktu sejenak untuk mengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka, lokasi pintu masuknya ada di Jalan Kusumanegara dekat dengan jembatan kuning atau bisa juga melalui Jalan Kebun Raya.

Kebetulan siang itu saya sedang malas untuk berkendara di panasnya jalanan kota jogja yang semakin padat, bagusnya pintu masuk Gembira Loka dekat dengan Halter Trans Jogja, maka berangkatlah saya pukul 2 siang menggunakan Trans Jogja dari terminal Condong Catur hanya dengan membayar 3000 rupiah sampailah saya di Halte Bonbin.

Dilanjutkan dengan berjalan kaki beberapa ratus meter, saya sudah sampai di gerbang Kebun Binatang Gembira Loka. Di sepanjang area parkir kendaran, diramaikan oleh toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Kebun Bintang, tapi hari itu kendaraan pengunjung yang parkir cukup sepi, saya memang sengaja datang tidak pada week end supaya puas berkeliling bonbin dalam keadaan sepi.

Kalau saya tidak salah lihat biaya parkir motor 2000, mobil 5000, bis 10.000, sedangkan pejalan kaki dan pesepeda gratis. Untuk harga tiket masuk Kebun Bintangnya sendiri 15.000/orang hari biasa dan 20.000/orang untuk hari minggu, harga tiket belum termasuk biaya wahana lain yang ada di dalam Kebun Binatang.

Peta Kebun Binatang Gembira Loka, yang di berikan ketika membeli tiket masuk

Kebun Binatang yang berdiri di area seluas 20 hektar ini di bagi menjadi beberapa Chek Poin mulai dari A sampai G, masing-masing memiliki koleksi Binatang dan Wahana yang berbeda-beda. Yang menarik adalah di setiap Chek Poin di sediakan area Hotspot gratis, Toilet, dan Kantin.

Cek Poin A

Setalah melewati pintu masuk saya sampai di Cek Poin A, di area ini terdapat beberapa wahana baru seperti sikuit ATV (20.000/putaran), Taman Labirin yang baru akan mulai di buka Desember 2012 nanti.

Wahana Penyewaan Kendaran ATV di Kebun Binatang Gembera Loka

Pengunjung yang sedang menikmati sirkuit ATV

Selain itu terdapat pula museum, tempat pembudidayaan ternak, dan Arboretum yaitu semacam taman botanical dan penelitian tanaman, yang mana hal-hal berbau teknis dan penelitian membuat saya bosan, ketiga tempat tersebut sengaja tidak saya datangi. Tidak ada koleksi binatang yang diletakkan di area Cek Poin A.

Pusat cek poin A, ada Toilet, Mushola, dan area Hotspot

Check Poin B

Menyeberangi sungai Gajah Wong sampailah saya di Cek Poin B. Cek Poin B hanya berupa jalan menuju Cek Poin C dengan sungai Gajah Wong di sebelah Kiri dan Danau Utama di sebelah kanan. kita bisa menyaksikan beberapa wahana air dari Cek Poin ini, seperti perahu cepat, Banana Orca dan perahu Katamaran.

Pengunjung dan Petanya

Cek Poin B juga merupakan halte pertama Taring, transportasi keliling untuk para pengunjung yang malas berjalan kaki (harga bervariasi tergantung Cek Poin tujuan)

Taring – Transportasi Keliling Kebun Binatang Gembira Loka

Dari Cek Poin kita juga bisa melihat pemandangan dari arah selatan danau dengan Mayang Tirta berada di tengah nya, Mayang Tirta adalah perahu yang di pugar menjadi restauran dan cave, yang mana cukup menarik.

Pemandangan danau dan Mayang Tirta dari arah selatan, Cek Poin B

Check Poin C

Memasuki Cek Poin C saya mulai bertemu dengan para binatang, yang kebanyakan area Cek Poin C kebanyakan dihuni oleh Mamalia serta beberapa jenis reptil dan Ikan.

Gajah Sumatera

Mamalia pertama yang saya lihat adalah Gajah Sumatera. Pengunjung di larang membari makan Gajah padahal saya sudah membawakan 1 karung rumput dan 1 karung pisang segar. Cukup sedih melihat para Gajah disini yang sudah jelas-jelas hingga akhir hidupnya akan di habiskan di dalam kurungan tapi kakinya masih harus terikat pula oleh rantai. Jika hanya karena alasan kemanan harusnya pihak kebun bianatang sudah mengantisipasi dengan mempertinggi tembok dan memperluas parit pembatas.

Kandang Orang Utan

Kandang Gajah berseberangan dengan Orang utan yang juga merupakan satwa khas, asli Indonesia, tapi satu keluarga Orang Utan yang terdiri dari Bapak, Ibu dan Anak ini terlihat lesu padahal sudah saya bawakan seorang pengunjung wanita yang cantik untuk menghibur mereka, namun sepertinya bukan wanita cantik yang mereka butuhkan tapi sebuah kebebasan. Kandang Orang Utan juga bersebelahan dengan kandang Simpanse.

Kolam-kolam ikan, dimana pengunjung boleh menyentuh ikan yang ada

Bagi yang berkunjung ke Kebun Binatang membawa keluarganya, mungkin kawasan yang di huni para Ikan ini menjadi yang paling menarik, karena terdapat area di mana pengunjung memperbolehkan memegang bahkan berbasah-basah menangkap ikan-ikan yang ada, selain itu terdapat juga fasilitas seperti spa dan terapi Ikan.

Kandang Buaya Muara

Buaya Muara, buaya terbesar di Kebun Binatang Gembira Loka

Tidak Jauh dari kawasan Ikan terdapat satu kandang buaya, melihat bentuk fisiknya yang sangat besar dengan panjang lebih dari 3 meter, buaya jenis muara ini mungkin salah satu satwa tertua yang ada di Kebun Binatang Gembira Loka.

Taman Reptil dan Amfibi

Di Cek Poin C terdapat suatu area khusus “Taman Reptil dan Amfibi” Isinya adalah semua satwa reptil mulai dari ular, kura-kura, katak, biawak, kadal, bunglon, dan masih banyak lagi jenis lainnya.

Kura-kura dada putih

Kodok kuning

Ular… saya lupa namanya

Ular Sanca Jaring

Suasana di taman Reptil dan Amfibi

Untuk Reptil dan Amfibi yang berukuran kecil di letakan di aquarium kaca di dalam satu lokasi yang sama, sedangkan untuk Reptil dan Ampfibi yang berukuran besar di letakkan di tempat terpisah dengan kadang terbuka.

Jalan menuju lokasi Reptil dan Amfibi raksasa

Salah satu kebanggaan Indonesia, Komodo

Kura-kura raksasa, saya lupa namanya

Keluar dari kandang Buaya masuk kandang Macan, mungkin sebuah istilah yang tepat menggambarkan perjalanan saya siang itu. Tapi sedihnya macan-macan disini layaknya raja tanpa hutan, terkurung dalam kadang. Di Cek Poin C ini terdapat dua ekor Harimau yang kandangnya saling bersebelahan, Harimau Putih dan Harimau Sumatera, namun kedua binatang itu terlihat lesu hanya tidur-tiduran di dalam kandangnya.

Kandang Harimau Putih

Kandang Harimau Sumatera

Landak putih

Tidak tega, tapi mungkin ini lah yang terbaik untuk para Gajah, Harimau dan binatang lain yang ada di Kebun Binatang Gembira Loka, sebenarnya saya lebih menyukai melihat mereka hidup bebas di alamnya, tapi pemburuan liar dan penebangan hutan mengacam hidup para bintang. Minimal di Kebun Binatang ini mereka bisa melanjutkan hidup dan memberi manfaat untuk manusia. Saya mengandai-andai, jika dunia ini di kuasai oleh para binatang, mungkin manusia yang akan menjadi tontonan bagi para binatang di kebun manusia, di kurung dan di rantai layaknya Gajah Sumatera.

Menuju ke Cek Poin D

Ada cukup banyak koleksi burung yang ada di Gembira Loka, tapi karena masih dalam tahap pemugaran dan pengembangan utuk menjadi taman burung yang lebih besar, jadi saya tidak mampir ke sana.

Cek Poin D

Sampailah saya di Cek Poin D, sebagian besar di huni oleh Mamalia Herbifora seperti Kuda, Rusa, Kijang, Onta. Selain itu dihuni juga oleh jenis mamalia primata seperti Siamang, Wao-Wao, Lutung, Lemur. Sedangkan untuk hewan berjenis Karnifora ada Beruang Madu, Macan Pohon dan Harimau. Singa baru akan ada pada tahun 2013. Khusus hari Minggu/Libur nasional di Cek Poin D biasanya di adakan Pertunjukan Satwa Terampil.

Onta

Kandang Rusa Tutul

Rusa Tutul

Tanduk Rusa Tutul yang unik

Rusa dan Rusa Tutul yang merupakan satwa paling yang banyak menghuni Kebun Binatang Gembira Loka. Rusa juga binatang yang jinak, para pengunjung diperbolehkan memberikan makanan langsung, dengan makanan yang sudah di sediakan oleh pihak Kebun Binatang seharga 1000 rupiah per ikat.

Harimau Sumatera

2 Ekor Harimau Sumatera dalam 1 kadang agar bisa berkembang biak, Total 3 ekor Harimau Sumatera di Gembira Loka

Melihat Harimau di Kebun Binatang ini membuat saya sedikit patah hati, Harimau sang raja rimba mahluk paling di takuti di dalam hutan yang biasanya bebas, kini hanya bisa terkurung di balik kandang menjadi tontonan, tapi sekali lagi mungkin ini akan lebih baik untuk para Harimau Sumatera agar tidak bernasip sama seperti Harimau Jawa dan Harimau Bali yang punah. Dengan berada di Kebun Binatang dan di kembang biakan semoga saja anak cucu kita masih bisa meilihat keganasan dan kegagahan dari Harimau Sumatera.

Cek Poin E

Merupakan jalan masuk ke Mayang Tirta, sebuah kapal di tengah danau yang di pugar menjadi bagunan permanen bertingkat 3, tingkat bawah menjadi dermaga untuk menaiki wahana kapal cepat dan kapal ketamaran, tingkat tengah menjadi restauran dan cave, dan tingkat paling atas berupa teras untuk menikmati pemandangan sekitar kebun binatang.

Suasana Mayag Tirta

Suasana Mayang Tirta

Jalur Khusus Korsi Roda

Satu hal juga yang cukup menjadi perhatian saya, pihak pengelola kebun binatang cukup tanggap, selain jalur tangga juga di sedikan jalur khusus untuk pengguna korsi roda sehingga para penyandang cacat atau orang-orang yang menggunakan kursi roda juga bisa menikmati suasana di atas Mayang Tirta

Mayang Tirta Resto and Cafe

Suasana Resto and Cafe Mayang Tirta yang sepi dari pengunjung

Menikmati suasana Resto and Cafe Mayang Tirta

Suasana di bagian paling atas Mayang Tirta

Dermaga, bagian paling bawah Mayang Tirta

Pemandangan dari atas Mayang Tirta, tampak Gunung Merapi di Kejauhan

Suasana di pinggir Danau Utama

Mayang tirta merupakan tempat paling nyaman yang saya rasakan selama ada di Kebun Binatang Gembira loka, suasananya yang tenang membuat saya merasa seperti tidak berada di Kebun Binatang dan di sore hari menyuguhkan pemandangan yang indah. Asik, nyaman dan ada penjual makanan… sepertinya bisa menjadi tempat yang pas untuk mengerjakan Tesis😀.

Jalan masuk Goa Kuda Nil

Goa Kuda Nil

Turun dari mayang tirta terdapat sebuah wahana cross cycle circuit dimana pengunjung bisa menikmati bersepeda melaui sircuit yang sudah disediakan. Di Cek Poin E juga ada sebuah goa buatan namnya goa kuda nil, yang bisa menuju ke Cek Poin F, atau kembali lagi ke Cek Poin C melalui jalan alternatif. Untuk satwanya sendiri di Cek Poin E tidak banyak, hanya ada Angsa, Pelikan dan Bangau.

Cek Poin F

Zebra

Sudah pukul 5 sore ketika saya tiba di cek poin F, matahari sudah mulai turun dan langit mulai gelap, jadi saya tidak berlama-lama menghabiskan waktu di sini. Untuk satwanya sendiri disini cukup banyak ada Zebra, Nilagai, Burung Kasuari, Babi Hutan, Kapibara, Tapir Onta, Banteng dan Kuda Nil. Wahana Onta Tunggang baru ada sekitar tahun 2013

Sepeda Air salah satu wahana di Kebun Binatang Gembira Loka

Sebagian besar wahana air dapat di mainkan di Cek Poin F seperti Perahu Kayuh, Sepeda Air, dan Sekuter Air dan ada satu wahana lagi yang cukup unik yaitu Perahu Senggol di sebuah danau kecil yang terpisah dari danau utama, pengunjung bisa bermain perahu layaknya main bom-bom car di air.

Cek Poin G

Cek Poin G

Cek Poin G merupakan Area cek poin terakhir dan pemberhentian terakhir Taring (transportasi keliling), Cek Poin G hanya berupa jalan yang menuju pintu keluar, di sisi kirinya banyak terdapat tempat-tempat makan, salah satu lokasi nyaman untuk bersantai di Kebun Binatang Gembira Loka. Saya tiba di pintu keluar bertepatan sekali waktu tutupnya kebun bintang yaitu pukul 6 sore

Goa-goa buatan di dekat pintu keluar

Sebenarnya masih banyak satwa dan wahana yang tidak bisa saya sebutkan dalam tulisan ini, baik itu karena saya lupa atau tidak tau namanya. Namun secara keseluruhan Kebun binatang Gembira Loka cukup bersih, para satwa yang ada di dalamnya juga terawat dengan baik. Kesan modern dan profesional terlihat di kebun binatang ini apalagi dengan adanya hotspot area dan wahana-wahana baru yang akan terus bertambah, walaupun beberapa tempat masih terlihat ada wahana atau kadang binatang yang sedang di pugar/di perbaharui/di bangun  namun tidak mengurangi kesan ‘baik’ di kebun binatang ini dan sepertinya di kemudian hari Kebun Binatang Gembira Loka akan terus menjadi lebih baik.

Jalan Keluar Kebun Binatang Gembira Loka

Waktu yang tepat untuk berwisata ke Kebun Binatang adalah pagi hari, sehingga cukup waktu untuk berkeliling melihat semua koleksi satwa yang ada dan bisa mencoba semua wahana yang ada, karena kebanyakan wahana hanya tersedia sampai pukul 15.30.

Pihak pengelola Kebun Binatang Gembira Loka cukup cerdik dengan mejadikan sebuah Kebun Bindatang bukan hanya sebuah tempat Tinggal Para Binatang namun menggabungkan dengan  Wisata, pengetahuan, wahana Outbound dan Watersport dalam satu tempat, mejadi sebuah tempat yang menarik.

Tagged , , , , , ,

10 thoughts on “A Walk To The Zoo (Kebun Binatang Gembira Loka)

  1. rinto76 says:

    wah lama sekali … terakhir ke bonbin tahun 2007 … wah jadi pingin pulang … matur nuwun udah kasih gambaran Gembira loka zoo saat ini

  2. Langit says:

    terakhir kesini, waktu SD sepertinya.. hahaha

    • dekill says:

      wah udah lama banget ya hahaha, sekarang sudah lebih baik bonbin jogja, btw thanks sudah berkenan mampir🙂 salam

      • Langit says:

        akhirnya libur kemarin mampir ke Gembira Loka lagi, sempat nyobain speed boatnya.
        di foto kayaknya danaunya bening banget ya, pas kesana butek -_-

  3. si Oom! says:

    terakhir kesana, 7 tahun lali😆:mrgreen:

  4. arsa says:

    wah..wah..wah… mantafnya jalan2nya ini… hahhahaha

  5. […] adi : https://sarangpenyamun.wordpress.com/2012/10/13/a-walk-to-the-zoo-kebun-binatang-gembira-loka/ […]

  6. adeummu says:

    hHHHahahha dasaaar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: