Monthly Archives: September 2012

Hari ini, 2 Tahun Yang Lalu dan semua yang pertama

Tepat hari ini dua tahun yang lalu, kala itu adalah hari dimana untuk pertama kalinya saya melangkahkan kaki-kaki kecil saya di kota Jogja demi mengikuti Pra kuliah dan ujian masuk kuliah. Bawaan saya juga tidak banyak hanya sebuah tas keril kesayangan dan sebuah tas slempang kebanggaan. Setiba di bandara Adi Sutjipto Jogja, seorang sahabat lama saya Ucil sudah menunggu dan langsung membawa saya ke rumah kontrakan tempat dimana beliau tinggal, yang mana untuk beberapa hari kedepan saya pun akan menumpang tinggal di rumah kontrakannya tersebut.

Ucil dan kamar kontrakannya

Continue reading

Tagged ,

Kejutan di Taman Nasional Alas Purwo – Resort Grajagan – Pos Bedul

Setelah menghadiri resepsi rekan kami Ervin K D di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Saya, Hamid, Mba Erma, Ummu dan  ditambah 1 pemuda lokal yang baik hati Rully, rencananya kami akan bermain-main di Taman Nasional Baluran yang sudah cukup terkenal dengan savana dan satwa liarnya itu, tapi lokasi TN Baluran yang berada di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo itu ternyata berjarak sangat jauh dari Purwoharjo. Keterbatasan transportasi dan waktu mengharuskan kami membatalkan perjalanan ke TN Baluran.

Pembatalan tidak membuat saya kecewa, berkat jasa dari si Interaksi dan Sosialisasi dengan penduduk setempat terkumpulah informasi tentang TN Alas Purwo yang katanya mirip TN Baluran, bedanya TN Alas Purwo ini cukup tidak terkenal tapi memiliki jarak lokasi yang sangat dekat dengan Kecamatan Purwoharjo. Buat saya tidak terkenal bukan berarti tidak bagus dan semakin tidak terkenal artinya semakin sedikit pengunjungnya, semakin sedikit pengunjung artinya kondisi alam masih sangat terjaga. Yah seburuk-buruknya TN Alas Purwo nanti minimal saya dan teman-teman sudah mendatangi suatu tempat, dari pada tidak mendatangi apa-apa selama di Banyuwangi 🙂 Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

air dan cinta

Setengah dari hari ini saya habiskan di ruang Tesis Perpus Pusat UGM untuk sekedar membaca-baca bahan yang berhubungan dengan penelitian saya, sambil sesekali memikirkan apa yang akan saya tulis sehubungan dengan tema tulisan hari ini yaitu ‘air’. Sampai ketika saya hendak pulang dan sedang membereskan semua peralatan dari atas meja perpus, tidak sengaja saya melihat sebuah tulisan samar-samar yang sepertinya judul blog, dari layar laptop si mba manis yang duduk di samping saya, merasa diperhatikan si mba manis pun menoleh ke arah saya namun si mba menyadari yang saya sedang perhatikan adalah layar laptopnya sekejap si mba kembali lagi memposisikan wajah manisnya ke depan layar laptop. Tulisan di layar laptop tersebut bagaikan sebuah suntikan tetanus berisi ide di tengah kebuntuan, sebuah ide tentang air dan cinta. *sumpah saya geli nulis ini 😀

Air adalah unsur yang paling dibutuhkan mahluk hidup untuk tetap hidup, dalam kondisi survival manusia dapat bertahan hidup 2 minggu tanpa makanan namun hanya 3 hari tanpa air. Bayangkan jika hidup kita tanpa air, semua akan kering, perlahan-lahan tumbuhan mati, hewan mati, manusia mati dan bumi ini pun akan mati, begitu juga jika hidup kita ini tanpa cinta, mati.  Cinta adlah sebuah kata clasik yang tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang, setiap orang mencari, mendambakan dan menantikan cinta sejatinya dalam hidup. Cinta itu merupakan suatu bentuk abstrak dari perasaan seseorang layaknya air yang mampu mengisi setiap bentuk ruang yang ditempatinya. Cinta sama seperti air juga memiliki daya yang disebut kapilaritas yang mampu menjalar dan meresap kesela-sela tersempit unsur kehidupan. Continue reading

Tagged , , , , ,

Kinahrejo Pagi Ini

“ajining menungsa iku gumantung ana ing tanggungjawabe marang kewajibane” 
“kehormatan seseorang dinilai dari tanggung jawab terhadap kewajibannya”
~Mbah Marijan

Pagi ini pukul 5.30 pagi sahabat saya Pt membangunkan saya melalui telpon, karena pada pagi ini saya bersama bung Pt dan beberapa sahabat rekan-rekan MCS yang lain, yaitu bung Ikbal, adik Efan, bung Takin, kakak Nova dan kakak Ricky akan bersepeda dari kampus MIPA UGM menuju ke desa Kinahrejo, sebuah desa di kaki Gunung Merapi yang pada tahun 2010 lalu luluh lantak, rata dengan tanah akibat terjangan awan panas dari letusan Gunung Merapi. Kinahrejo juga merupakan tempat tinggal dan meninggalnya Mbah Marijan juru kunci Gunung Merapi yang juga gugur dalam mengemban tugas akibat keganasan awan panas letusan Gunung Merapi.

Mobil bak pengangkut sepeda, sambil menunggu rekan-rekan yang lain Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

31 Hari Menulis Pun Dimulai

catatan dinding, jangan lupa menulis

Event ’31 Hari MCS Menulis’ hari ini telah di mulai, suatu ajang tulis menulis bergengsi yang mana setiap pesertanya di haruskan menulis selama 31 hari dengan jumlah tulisan yang di posting minimal 1 buah setiap harinya, peserta yang mengikuti event ini berjumlah kurang dari 100 orang yang merupakan mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Komputer UGM (bergelar M.Cs jika lulus), tema tulisan pun dibiarkan bebas yang penting tidak mengandung unsur sara, pornografi dan intimidasi. Event ini tidak menilai baik atau tidaknya suatu tulisan, maupun tema apa yang di angkat atau juga seperti apa gaya penulisannya tapi lebih kepada menumbuhkan minat untuk menulis apapun bentuk dan isi tulisannya. Continue reading

Tagged