Perfect Spot For Sunrise – Gunung Batur

Setelah beberapa hari yang lalu menikmati pendakian ke gunung Agung, malam ini saya dan beberapa sahabat berdiri di salah satu terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai menunggu seorang sahabat yang tidak lama lagi akan tiba dari Yogyakarta untuk bergabung menikmati sisa petualangan di Bali. Salam hangat dan canda tawa ketika sahabat kami tiba dilanjutkan dengan makan malam bersama dan menyiapkan rencana perjalanan berikutnya melanjutkan petualangan kami ke gunung Batur.

Perjalanan menuju G. Batur dimulai dari Denpasar pada pukul 1 malam dan tiba di Kintamani pada pukul 4 pagi. Rasa kantuk dan lelah sangat terasa setiba saya di basecamp karena banyaknya perjalanan namun kurang beristirahat.

Setelah lapor dan bayar tiket masuk per orang Rp 10.000 (khusus untuk pendaki mancanegara di wajib kan menggunakan jasa porter yang sudah disediakan dengan tarif yang sudah di tentukan). Kami mulai berjalan dari basecamp melewati perkebunan penduduk, jalur pendakian bisa di bilang cukup santai tidak sulit tapi memang kondisi fisik kami yang sudah terkuras. Pedakian kami sedikit terlambat dari jadwal karena sunrise muncul ketika kami masih berada di pertengahan jalur pendakian, mau tidak mau saya berdua dengan seorang sahabat harus berpisah dengan rombongan di tengah jalur pendakian, saya sedikit keluar jalur untuk mencari bukit yang cukup tinggi dengan view yang cukup baik untuk mengambil gambar.

Kondisi yang kurang fit, rasa lelah, rasa kantuk, dan terburu buru membuat saya kurang sigap ketika bukit-bukit batu yang rapuh dan tajam tempat saya berpegang dan berpijak runtuh, terperosok  dan terguling beberapa meter beberapa bagian tubuh mengalami memar dan luka sobek cukup dalam.

Ketika sampai di puncak perbukitan pun ternyata masih ada bukit lain yang lebih tinggi dengan view yang lebih baik, cukup… saya memutuskan cukup sampai di bukit ini karena matahari akan semakin meninggi dan darah semakin banyak yang keluar. Selesai mengambil gambar seadanya dan membungkus luka saya melanjutkan pendakian sampai ke puncak gunung batur dimana rekan – rekan yang lain sudah menanti.

Setiba kami di puncak rekan-rekan yang lain sudah menunggu dengan cemas. Namun yang melegakan dan mengejutkan ternyata ada warung di puncak gunung ini, selanjutnya ya memesan kopi dan sarapan sembari menikmati pemandangan sekeliling gunung batur yang indah, pemandangan yang sangat jarang sekali ada, kaldera dengan danau di tengahnya. Memang puncak batur adalah posisi yang paling pas untuk menimati sunrise sayang kami telat.

Di sekitar warung banyak sekali monyet-monyet berkeliaran dan tidak segan segan merampas makanan yang di bawa oleh pendaki, jadi waspadalah dengan monyet – monyet yang ada di sini, jangan makan atau membawa makanan di dekat para monyet.

Setelah sarapan dan berisitirahat, saya sempat kan untuk bermain main dengan para anjing kintamani sebelum kami lanjutkan berkeliling area puncak batur, hari itu batur cukup ramai dan sebagian besar yang mendaki gunung ini adalah wisatawan asing. selain puncak gunung dan pemandangannya yang bagus, di gunung ini juga terdapat goa dan kawah belerang

Setelah puas kami mengeksplore batur saatnya turun, jalur turun sama dengan jalur naik, tidak terlalu sulit dan tidak terlalu terjal cukup mengasyikkan, pemandangan juga sangat indah. Setiba kami di base camp, kami beristirahat sejena dan tanpa sadar saya langsung tertidur selama beberapa jam sebelum kembali ke Denpasar.

Gunung batur memiliki pesona keindahan tersendiri, kaldera gunung batur merupakan salah satu kaldera terbesar dan terindah di dunia. Gunung batur merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 1.717 meter, salah satu tempat wisata yang wajib untuk di jajaki jika kita berlibur ke bali.

Cocok untuk wisata keluargabersama keluarga. Pemandangan indah, jalur pendakian tidak sulit dan cukup singkat. Untuk mendaki gunung ini pun tidak memerlukan banyak peralatan mendaki, cukup alas kaki yang kuat dan tidak licin, air minum, makanan kecil, jaket dan day pack. Waktu yang paling baik untuk mendaki gunung ini adalah pagi hari atau dini hari sebelum matahari terbit.

Tagged , , , , , , , , ,

2 thoughts on “Perfect Spot For Sunrise – Gunung Batur

  1. ummu says:

    woww anjing-anjing kintamani..nice pictures mas dekill..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: