Monthly Archives: February 2012

last day in bali, arigato & au revoir

Jumat pagi di Tabanan, saya kembali menjadi orang terakhir yang bangun di rumah Pt, di lanjutkan dengan menyantap sarapan nasi kuning di teras rumah Pt sembari menikmati rasa pagi Tabanan yang masih sama seperti hari kemarin dan hari kemarinnya lagi, ahh saya akan merindukan suasana pagi di sini, karena pagi ini adalah pagi terakhir saya di Bali setelah berpetualang 2 minggu lamanya, kini kulit sudah menghitam eksotis dengan rasa lelah yang dipenuhi rasa puas bercampur rasa mulai merindukan rumah.

Pt sudah menghilang sedari pagi, katanya ke Air Port menjemput temannya, entah temannya yang mana lagi. Sungguh luar biasa sahabat saya yang satu ini, belum selesai di repotkan dengan kedatangan saya sudah mengurusi temannya yang lain. Pembawaannya yang tenang, karakternya yang santai dengan pemikiran yang kritis, berhati lapang dan memiliki filosofi hidup yang mantap memang membuat manusia yang satu ini memiliki daya tarik tersediri bagi para warianita.

Mba Erma dan Ummu pun juga tidak terdengar kicauannya, rupanya dari pagi kedua perempuan manis itu juga sudah berangkat ke pasar bersama Ibu Pt membeli buah-buahan, oleh-oleh untuk para teman di Jogja. Continue reading

Tagged , , ,

Beberapa hari terakhir, di Denpasar

Sepulang dari Gunung Batur, saya dan teman-teman menghabiskan hari-hari terakhir kami di Bali dengan beristirahat dan jalan-jalan di Kota Denpasar, kami menginap di rumah Winaya yang juga merupakan teman satu kampus di UGM. Pt cukup sibuk karena ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan di Tabanan, jadi selama tidak ada Pt, Winaya yang mengantar kami berkeliling Denpasar.

Pantai Kuta

Di malam hari Winaya mengajak kami berkeliling daerah pantai Kuta. Pantai yang sudah sangat terkenal dan namanya sudah mendunia. Kuta sudah seperti rumah kedua dan pusat hiburan malam khususnya bagi para turis asing, segala macam jenis hiburan malam ada di sini, diskotik, night club, bar, restaurant, dan tempat-tempat hedon sejenis yang mana tidak cocok bagi orang kampung macam saya. Disatu sisi saya juga sedih melihat apa yang mata saya lihat di sepanjang jalan, eksploitasi besar-besaran terhadap perempuan indonesia oleh orang asing, yah ketika alasan ekonomi sudah berbicara bisa apa.

Suasana malam di daerah Kuta

Continue reading

Tagged , , , , , , , , , ,

Jalan – Jalan ke Hutan Mangrove

Hutan Mangrove

Hutan Mangrove adalah hutan yang biasa tumbuh di muara sungai tempat bertemunya aliran sungai dengan laut yang mana daerah pertemuan tersebut masih terkena pasang surut nya air laut, Hutan Mangrove biasa di kenal di Indonesia dengan nama hutan Bakau dan Indonesia adalah negara yang memiliki hutan Mangrove terluas di dunia. Continue reading

Tagged , , , , ,

Perfect Spot For Sunrise – Gunung Batur

Setelah beberapa hari yang lalu menikmati pendakian ke gunung Agung, malam ini saya dan beberapa sahabat berdiri di salah satu terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai menunggu seorang sahabat yang tidak lama lagi akan tiba dari Yogyakarta untuk bergabung menikmati sisa petualangan di Bali. Salam hangat dan canda tawa ketika sahabat kami tiba dilanjutkan dengan makan malam bersama dan menyiapkan rencana perjalanan berikutnya melanjutkan petualangan kami ke gunung Batur.

Perjalanan menuju G. Batur dimulai dari Denpasar pada pukul 1 malam dan tiba di Kintamani pada pukul 4 pagi. Rasa kantuk dan lelah sangat terasa setiba saya di basecamp karena banyaknya perjalanan namun kurang beristirahat. Continue reading

Tagged , , , , , , , , ,

Pantai Tegal Wangi

Kami meninggalkan pantai Tanjung Benoa pukul 12 siang dan masih cukup banyak waktu untuk menikmati keindahan Bali sebelum malam tiba, kembali sahabat saya Leo merekomendasikan satu buah pantai di daerah Jimbaran bernama Tegal wangi.

Suasana pantai di sore hari Continue reading

Tagged , , , , ,

Watersport di Tanjung Benoa

Berlibur ke Bali kurang lengkap rasanya tanpa mencoba olah raga air, salah satu tempat untuk menikmati olah raga air yang sangat di rekomendasikan oleh sahabat  saya leo adalah pantai Tanjung Benoa, berada di bagian selatan pulau Bali Tanjung Benoa memang terkenal akan olah raga air nya. Sepanjang jalan Pratama di pantai Tanjung Benoa banyak sekali perusahaan yang menyediakan layanan untuk kegiatan olah raga air jadi kita tinggal memilih mana yang kita sukai, masalah harga atau fasilitas kurang lebih sama, kecuali jika kita punya kenalan.

Berbagai aktifitas yang disediakan antara lain Jetsky, Parasailling, Bananna Boat, Scuba Diving, Snorkling, Wisata pulau kura-kura, Flying Fish, dan masih banyak lagi. masing-masing olahraga air tersebut bisa dinikmati dengan sistem paket , atau kita bisa memilih salah satu olah raga air saja.

Memang di sayangnya olahraga air di Tanjung Benoa terbilang mahal untuk lingkup wisatawan dalam negri, untuk sistem paket dimana kita bisa menikmati semua olahraga air yang disediakan biayanya diatas 1.5 juta, untuk satuan artinya kita memilih olah raga air apa saja yang ini kita mainkan harganya berbeda-beda bergantung dari jenis olah raganya, sebagi contoh Flying fish biayanya 350 ribu sekali main, untuk 2 orang dan Bananna Boat 400ribu sekali main untuk 4 orang. Mahalnya harga permainan olah raga air inilah yang menyebabkan mayoritas penikmati olah raga air di tanjung benoa adalah wisatawan asing. Continue reading

Tagged , , , , , , , , ,

Kembali ke Tabanan

Sore itu setelah turun dari Gunung Agung, kami kembali ke Sidemen ke rumah keluarga Arsa untuk beristirahat sejenak dan bersih-bersih, malamnya kami pun langsung berpamitan untuk kembali ke tabanan. Pukul 10 malam kami sudah kembali tiba di rumah Pt, tanpa sadar rasa lelah akibat perjalanan panjang ke Amlapura membuat saya langsung tertidur.

foto bersama sebelum kembali ke tamaban

Bangun di pagi hari rasa lelah dan pegal menjalar hampir ke seluruh tubuh, tapi rasa pagi hari di Tabanan masih sama seperti 3 hari yang lalu sebelum saya berangkat ke Amlapura. Tidak banyak yang saya lakukan hari ini dan tampaknya tubuh masih perlu di istirahatkan beberapa hari. Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

Puncak Tertinggi Bali – Gunung Agung

Siapa yang tidak mengenal Bali, pulau eksotis yang menjadi tujuan berlibur bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia, berkunjung ke Bali menjadi impian hampir semua orang yang ingin menikmati liburan termasuk juga saya. Setelah sekian lama memendam keinginan berpetulangan di pulau ini, akhirnya tercapai juga. Dari sekian banyak tempat yang saya rencanakan, ada satu tempat yang sangat mendorong hasrat saya untuk bisa mejejakkan kaki-kaki kecil saya di puncaknya yaitu Gunung Agung.

Gunung agung di pagi hari dari pantai sanur

Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 mdpl sekaligus menjadi gunung tertinggi di Bali, yang masih disakralkan dan disucikan bagi masyarakatnya.

Sama halnya dengan gunung di manapun, setiap gunung memiliki kharismanya masing-masing tidak terkecuali gunung agung, hal inilah yang membuat saya begitu mengidam- idamkan untuk bisa mendaki gunung agung.

Continue reading

Tagged , , , , , , , , , , , , ,

Going To Amlapura

Selesai menikmati keindahan dan bermalam di pantai sanur, kembali kami melanjutkan perjalanan menuju Amlapura yang merupakan ibukota dari kabupaten Karangasem, letaknya yang berada di bagian timur pulau Bali berjarak cukup jauh dari pantai sanur, kurang lebih 4 sampai 5 jam.

Ada 2 hal yang menjadi tujuan utama kami datang ke Amlapura yang pertama adalah bersilaturahmi ke rumah salah satu sahabat kami I Gusti Ngurah Wikranta Arsa yang biasa kami panggil arsa dan yang kedua, yang menjadi hidangan utama saya di Bali yaitu menjejakkan kaki di puncak tertinggi Bali yaitu Gunung Agung.

Bagi saya perjalanan dari Sanur menuju ke Amlapura ini adalah salah satu bentuk petualangan yang sangat saya sukai, sebuah perjalanan panjang menuju suatu yang asing, melewati tempat-tempat yang belum pernah saya lihat sebelumnya, melihat banyak hal-hal baru, mengenal budaya dan adat istiadat yang berbeda. Mengingatkan saya kembali, betapa kayanya negeri indah tempat dimana saya berpijak. Continue reading

Tagged , , , , , , , , , ,

Pantai Sanur

Pantai Sanur cukup terkenal di pulau bali dan merupakan salah satu pantai yang banyak di kunjungi oleh wisatawan, lokasinya berada di bagian selatan pulau bali. Kami berangkat dari Kediri Tabanan pukul 10 pagi dan pukul 12 siang kami baru sampai di kawasan pantai sanur, maklum Denpasar macet.

Tapi yang anehnya saya tidak melihat sedikitpun pasir pantai sepanjang jalan sanur, mayoritas yang terlihat adalah hotel, tempat makan dan toko pakaian renang. Tanpa banyak bicara Pt langsung membawa kami ke salah satu hotel bernama Wherdapura, sangat rekomended katanya. Setibanya di lobi hotel kami sudah di sambut oleh teman wanita Pt yang namanya saya lupa, ooo pantas saja Pt merekomendasikan hotel ini, tapi alasan utama Pt merekomendasikan hotel ini bukan karena itu, Wherdapura sendiri adalah hotel percontohan milih dinas pekerjaan umum, yang harga sewa kamarnya sangat-sangat-sangat mengejutkan murahnya, hanya 135 ribu rupiah semalam untuk student class (kelas paling murah). Fasilitas yang disediakan pun cukup wah untuk ukuran saya yang biasa tidur di dalam tenda atau bivak beratapkan flysheet. Kamar luas ber AC, tv lcd 29 inch, dua tempat tidur, meja tulis, lemari baju, kamar mandi dengan shower air panas dan dingin, dan yang paling sip adalah pintu kaca yang menuju ke teras belakang, dan ada yang lebih top lagi yaitu kolam renang di belakang hotel dengan view pantai. Continue reading

Tagged , , , , , ,

rasa pagi di tabanan

Seperti pagi kemarin dan kemarinnya lagi, pagi ini saya masih menjadi orang terakhir yang bangun di rumah Pt tempat saya menginap di tabanan, beranjak dari tempat tidur menuju ke teras rumah yang khas dengan ukiran-ukiran bergaya bali, teras rumah Pt adalah tempat paling pas untuk menikmati pagi. Sepiring nasi kuning dan segelas kopi pun sudah tersedia di atas meja, Ibu Pt tau benar bagaimana memperlakukan tamu yang merepotkan seperti saya. Sembari melahap nasi kuning terbayang perjalanan kemarin ke Bedugul dan Tanah Lot yang masih seperti mimpi. Lengkap sudah sarapan nikmat di akhiri dengan sebatang rokok, pagi yang sempurna untuk mengawali hari. Jadi teringat kata-kata Bapak “warna di pagi hari menentukan warna sepanjang hari”.

Rasanya setiap hari saya ingin pagi yang seperti ini, jadi terpikir untuk membeli rumah di tabanan suatu saat nanti dimana saya dan keluarga bisa berlibur di akhir pekan, ya tentu saja itu pun jika saya sudah berkeluarga suatu saat nanti. Continue reading

Tagged , , , ,

mengejar matahari yang terbenam di tanah lot

Jam tangan saya menunjukkan pukul 3 sore, dari bedugul saya memacu dengan kencang kendaraan roda empat milik salah satu dari tiga orang teman saya yang juga ada dalam mobil, menuju ke tanah lot.

Kami hanya berharap kami bisa tiba di tanah lot tepat waktu untuk bisa menikmati sunset nya yang melegenda. Setiba di parkiran tanah lot, parkiran sudah penuh oleh mobil-mobil pengunjung, beruntung teman saya kenal dengan pengelola tanah lot, jadi mobil kami parkirkan langsung di depan kantor pengelola tanah lot, setelah itu kami bergegas menuju ke dalam.

Beruntungnya kami langit sore itu sangat bersahabat, cerah tanpa sedikitpun awan mendung. Hari sudah cukup sore jadi kami tidak punya banyak waktu untuk mencari tempat yang paling pas untuk menikmati sunset, yang saya ingat dari gapura masuk kami belok ke kiri dan terus naik ke atas, sampai kami bertemu dengan warung-warung yang menyediakan tempat duduk yang langsung menghadap ke laut. Inilah tempat yang paling pas untuk menikmati sunset di tanah lot, disini sudah cukup banyak para wisatawan yang sedang menunggu sunset dan yang mengisi kursi di lokasi ini semuanya adalah wisatawan asing. Untuk duduk di tempat ini kita harus memesan makanan atau minuman, kami pun memesan beberapa es kelapa muda dengan harga yang bisa di bilang sangat mahal, sepertinya yang di jual disini bukan kelapa mudanya tapi tempat dan pemandangannya, tapi cukup worth it. Continue reading

Tagged , , , , , ,

asik di bedugul

Pagi yang cerah di rumah Pt (putu), entah matahari pagi Tabanan yang berbeda atau memang karena saya yang jarang bangun pagi, tapi pagi itu memang terasa begitu penuh dengan semangat, semangat yang membuat saya masih ingin duduk bermalas – malasan di teras rumah Pt.

Rupanya Ummu sudah lebih dulu “ndelosor” di teras menyantap nasi kuning yang sudah di siapkan oleh keluarga Pt sambil asik membaca kolom-kolom berita di harian lokal Tabanan, sungguh nasi kuning yang sangat sedap. Sambil menunggu Leo tiba saya pun ikut menyantap nasi kuning sedap itu. Leo adalah salah satu sahabat baik saya di jogja yang kebetulan juga asli dari bali dan berdomisili di kota Denpasar.

Sarapan nasi kuning khas tabanan Continue reading

Tagged , , , , , , ,

Tabanan – Bali

Setalah sampai di pelabuhan Gilimanuk, tujuan saya berikutnya adalah lampu merah Kediri kota Tabanan, disana seorang sahabat Pt (singkatan dari Putu) namanya akan menjemput saya, Tabanan merupakan kota kecil yang tenang, bersih dan sepertinya cukup nyaman untuk di tinggali, rencananya saya akan tinggal di rumah sahabat saya ini beberapa hari dan rumah sahabat saya ini lah yang akan menjadi basecamp selama saya di bali.

Bersama orang tua Pt di teras rumah yang sangat khas bali

Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

menuju bali

Pelabuhan Ketapang dari atas kapal

Hari ini saya dalam perjalanan menuju bali, suatu perjalanan yang sudah dari berbulan yang lalu di rencanakan. Sedikit tidak sabar untuk segera sampai, menemui para sahabat dan menikmati petualangan di pulau bali, berharap cuaca di bali selalu cerah selama saya di sana.

Liburan semester ini cukup panjang jadi saya memilih untuk menggunakan bus biar lebih terasa perjalanannya. Bus berangkat dari jogja pukul 2 siang, sepanjang perjalanan kebanyakan saya habiskan dengan tidur, sampai dengan pelabuhan Ketapang pukul 6 pagi saya baru terbangun dan turun dari bus untuk menikmati suasana pagi penyeberangan menuju pelabuhan Gilimanuk.

Saya menggunakan bus Gunung Harta, harga tiketnyanya tidak beda jauh dengan harga tiket pesawat jogja – bali tapi cukup sesuai dengan pelayanannya (include snack dan 1 kali makan). Satu hal menarik yang tidak boleh di lupakan adalah pemeriksaan KTP di Pelabuhan Gilimanuk setelah turun dari kapal, bagi siapa saja yang hendak masuk ke Pulau Bali dan bagi yang tidak membawa atau tidak punya KTP dipersilahkan untuk kembali pulang (dikembalikan ke Pelabuhan Ketapang).

Senang bertemu dengan mu bali, semoga semua berjalan seperti yang di harapkan…

Suasana di atas kapal penyebrangan sesaat sebelum berlabuh di pelabuhan Gilimanuk Pulau Bali

Tagged , , , , ,