perintah baris (Command Line) / perintah dasar linux (linux basic command)

Saat ini pengguna awal sistem operasi linux semakin di manjakan dengan proses instalasi yang mudah, antar muka grafik yang menarik dan aplikasi perangkat lunak yang canggih, contohnya para pengguna Ubuntu Linux, sebuah distro yang sekarang merajai persaingan di dunia sistem operasi.

Segala kemudahan yang di dapat oleh pengguna, menjadikan mereka merasa tidak perlu lagi untuk mempelajari dan mencari tau perintah baris (command line) di linux.

Bahkan sebagian ada juga yang menganggap bahwa command line interface merupakan sebuah kekurangan dari linux, yang mana sebenarnya perintah baris bukan kekurangan tapi memang seperti itulah desain linux yang menyerupai unix, bisa linux ya kurang lebih bisa unix, begitu juga sebaliknya. Perintah baris juga sebenarnya memaksimalkan kinerja dan fitur yang ada di linux, apalagi di jaman seperti sekarang ini dimana pertumbuhan sistem operasi semakin cepat dan kebutuhan akan sistem operasi yang mengenali kebutuhan user sangat tinggi, mereka juga beranggapan bahwa menggunakan linux dengan masih menggunakan perintah baris seperti kembali ke era sistem operasi DOS.

8 dari 10 orang yang saya kenal awalnya memang selalu berpendapat demikian, namun ketika mereka masuk ketingkat penggunaan linux yang lebih tinggi, baik itu karena tuntutan pekerjan ataupun karena rasa ingin tahu ataupun karena alasan lain mereka baru menyedari, cuma satu cara untuk membuat linux bertekuk lutut yaitu dengan menguasai perintah baris.

Sebagi ilustrasi, ketika kita memanage sebuah service dalam jaringan komputer menggunakan linux, biasanya telah tersedia tools atau alat bantu, secanggih apapun tools berbentuk grafis yang ada pasti tidak akan se ‘kuat’ ketika kita langsung memanagenya melalui terminal, tools itu hanya memudahkan user saja.

Satu contoh, ketika kita menggunakan samba, kita bisa menggunakan bantuan SWAT untuk mengkonfigurasi server samba kita, dan hasil konfigurasi SWAT tersebut pasti akan tetap nantinya di simpan di dalam file smb.conf, SWAT  di buat agar user tidak perlu repot-repot mengkonfigurasi file smb.conf secara manual, tapi kemampuan konfigurasi SWAT terbatas ketika kita ingin mengkonfigurasi domain name server cross platform atau konfigurasi rumit lainnya kadang SWAT tidak bisa menjembatani semua kebutuhan user yang akhirnya user masih harus langsung menggubah file smb.conf secara manual dan mau tidak mau si user baru akan belajar perintah baris.

Judul tulisan ini sudah menjadi draft sejak tahun 2003 (kala itu blog utama saya belom ini) dan sengaja saya publis sekarang di hari terakhir 31 hari mcs menulis, karena besok-besok belum tentu saya tidak malas untuk menulis ini, dan mungkin dengan adanya tulisan ini bisa sedikit bermanfaat buat teman-teman yang membacanya dan khusus bagi teman-teman mcs ugm, bagi saya sendiri tulisan ini selalu membuat saya tidak enak hati, karena selalu terlihat di draf ketika saya menulis tulisan lain yang selalu saya dahulukan.

Sebelum memulai, ada baiknya kita mengenal struktur direktori pada os linux, direktori dalam linux berbentuk hirarki, linux tidak mengenal drive seperti windows, direktori paling tinggi/atas disebut root, dituliskan dengan notasi / dan di bawahnya terdapat beberapa direktori utama lain yang memiliki fungsi yang berbeda-beda namun saling mendukung dan berhubungan, direktori tersebut antara lain : bin, boot, home, etc, var, usr, sbin, root, dan seterusnya, lebih jelasnya terlihat seperti di bawah ini :

/ -> root, direktori paling atas pada sistem operasi linux
/bin -> direktori yang berisi file binary executable
/cdrom -> direktori default dimana cdrom di mount
/dev/ -> direktori berisi file device
/etc -> direktori dimana disimpan semua file konfigurasi
/home -> direktori menjadi home direktori dari user
/lib -> direktori tempat menyipan file binari pendukung linux dan pendukung aplikasi-aplikasi linux
/lost-found -> direktori tempat menampung file - file yang rusak, bisa akibat dari shutdown yang tidak sempurna
/root -> home direktori untuk user root
/sbin -> direktori yang berisi file binari execute yang di gunakan untuk sistem
/tmp -> direktori tempat menampung file - file sementara
/usr -> direktori tempat meletakkan aplikasi aplikasi user
/var -> direktori berisi file file lain

*jika kurang jelas silakan cari referensi lain di internet yang lebih jelas

Terminal

Ketika user selesai login, user akan di hadapkan pada GUI dan bisa membuka terminal melalui GUI, tapi ada juga pada beberapa distro linux ketika user login, user langsung di hadapakan pada terminal non GUI. Setelah login dan setelah terminal terbuka user akan di hadapkan pada promp seperti di bawah :

[dekill@sarangpenyamun]$

dekill -> nama user

sarangpenyamun -> hostname

$ -> pada shell bash yang umum di gunakan di linux, $ suatu simbol menandakan bahwa user login sebagai user biasa sedangkan tanda # login sebagai root, setiap jenis shell biasanya memiliki sedikit perbedaan, untuk lebih tentang shell bisa lihat di sini

Setelah muncul propt kita bisa mengetikkan perintah yang kita inginkan setelah tanda $

Perintah baris untuk operasi berkas

Untuk mempermudah memahami perintah baris linux, biasanya saya membagi perintah baris di linux menajadi beberapa kelompok. Kelompok yang pertama adalah perintah baris untuk operasi file/berkas.

ls

Berfungsi untuk melihat isi suatu direktori, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ ls

jika di tekan enter maka akan keluar output seperti bawah ini, yang mana merupakan isi dari direktori tempat dimana kita melakukan ls

Desktop Movies
Documents Music Sites
Downloads Pictures ecstyle1_2006.mp3
Library Public songs

contoh lain :

[dekill@sarangpenyamun]$ ls Desktop

jika di tekan enter maka akan keluar output seperti di bawah ini :

36.jpg dsc_0499.jpg mux p salt upload Screenshot.png

Output merupakan isi dari direktori Desktop, ls tidak bisa untuk melihat isi suatu berkas biasa seperti berkas text. Sebuah perintah baris di linux biasanya di lengkapi dengan option, atau pilihan tertentu, contoh ls dengan option :

[dekill@sarangpenyamun]$ ls -la

jika tekan enter maka akan keluar output seperti di bawah ini :

-rw------- 1 fadhilaadmojo staff 156 May 22 02:14 .serverauth.723
-rw------- 1 fadhilaadmojo staff 156 Mar 24 2012 .serverauth.834
-rw------- 1 root staff 706 Apr 25 14:45 .viminfo
drwx------+ 30 fadhilaadmojo staff 1020 Sep 15 20:56 Desktop
drwx------+ 51 fadhilaadmojo staff 1734 Oct 9 16:09 Documents
drwx------+ 181 fadhilaadmojo staff 6154 Oct 15 17:51 Downloads
drwx------+ 43 fadhilaadmojo staff 1462 Jul 19 21:44 Library
drwx------+ 6 fadhilaadmojo staff 204 Sep 24 11:41 Movies
drwx------+ 6 fadhilaadmojo staff 204 Oct 19 2011 Music
drwx------+ 90 fadhilaadmojo staff 3060 Oct 16 00:26 Pictures
drwxr-xr-x+ 5 fadhilaadmojo staff 170 May 10 2011 Public
drwxr-xr-x+ 5 fadhilaadmojo staff 170 May 10 2011 Sites
-rw-r--r--@ 1 fadhilaadmojo staff 223216 Oct 15 07:40 ecstyle1_2006.mp3
drwxr-xr-x 17 fadhilaadmojo staff 578 Oct 10 04:56 songs

keluaran yang berbeda dengan ls biasa, karena arti dari -la :

- -> awal dari option seuatu perintah

l -> long list format

a -> all

Dari mana kita bisa tau option yang anda tentang suatu perintah baris di linux? kita bisa menggunakan perintah man

man

Sebuah perintah untuk melihat manual dari perintah yang lain, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ man ls

jika di tekan enter, maka akan keluar output seperti di bawah ini :

NAME
 ls - list directory contents
SYNOPSIS
 ls [OPTION]... [FILE]...
DESCRIPTION
 List information about the FILEs (the current directory by default).
 Sort entries alphabetically if none of -cftuvSUX nor --sort.
Mandatory arguments to long options are mandatory for short options
 too.
-a, --all
 do not ignore entries starting with .
-A, --almost-all
 do not list implied . and ..
--author
 with -l, print the author of each file
 Manual page ls(1) line 1

pwd

Singkatan dari print working direktori, fungsinya untuk melihat posisi kita berada saat ini, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ pwd

jika tekan entar maka akan muncul

/home/dekill

artinya posisi kita berada saat ini ada di direktori /home/dekill

cd

Berfungsi untuk pindah direktori, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ cd Documents

jika kita entar maka kita akan berpindah ke direktori Documents, tau dari mana kita sudah pindah? ketik saja

[dekill@sarangpenyamun]$ pwd

jika tekan enter maka akan keluar output /home/dekill/Documents

mkdir

Untuk membuat direktori baru, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ mkdir test

jika di tekan enter, dan direktori test belom ada sebelumnya maka, direktori dengan nama test akan terbuat, tau dari mana? kita bisa menggunakan perintah ls :

[dekill@sarangpenyamun]$ ls

jika di tekan enter maka akan keluar output kurang lebih seperti :

Desktop DSC_5488.AVI lawu Pictures Templates test.log
Documents DSC_5496.AVI Materi Kuliah Public test Videos
Downloads examples.desktop Music rudi testdisk.log

perhatikan ada direktori test di atas

rmdir

Berfungsi untuk menghapus direktori kosong, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ rmdir test

setelah di tekan enter maka direktori test akan terhapus

rm

Menghapus berkas biasa dan direktori beserta isinya, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ rm testdisk.log

maka file testdisk.log akan terhapus, selain dari itu rm juga bisa di gunakan untuk menghapus direktori berserta isinya, karena jika kita menghapus direktori menggunakan rmdir kita hanya bisa menghapus direktori kosong. contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ ls test2

akan keluar output sbb :

deuter DSC00082.JPG DSC00091.JPG DSC_4772.JPG DSC_4779.JPG
DSC00076.JPG DSC00083.JPG DSC00092.JPG DSC_4773.JPG DSC_4780.JPG
DSC00077.JPG DSC00085.JPG DSC00093.JPG DSC_4774.JPG DSC_4781.JPG
DSC00078.JPG DSC00086.JPG DSC_4764.JPG DSC_4775.JPG howlingwolf.jpg
DSC00079.JPG DSC00088.JPG DSC_4767.JPG DSC_4776.JPG kepergok.JPG
DSC00080.JPG DSC00089.JPG DSC_4768.JPG DSC_4777.JPG Webcam
DSC00081.JPG DSC00090.JPG DSC_4771.JPG DSC_4778.JPG

jika kita ingin menghapus direktori test2 tersebut beserta isinya kita bisa menggunakan perintah :

[dekill@sarangpenyamun]$ rm -R test2

maka direktori test2 beserta isinya akan terhapus

cp

Untuk mengkopi direktori atau berkas biasa, contoh :

kita ingin mengkopikan sebuah file test.txt dari direktori /home/dekill/test ke dalam direktori /home/dekill/okok *pengalamatan absolute

[dekill@sarangpenyamun]$ cp /home/dekill/test/test.txt /home/dekill/okok

maka berkas test.txt akan tersalin di /home/dekill/okok

kita juga bisa menyalin sebuah direktori berserta isinya, contoh :

menyalin direktori test yang ada di /home/dekill ke direktori okok yang juga ada di /home/dekill

[dekill@sarangpenyamun]$ cp -R /home/dekill/test /home/dekill/okok

mv

Untuk mengganti nama atau memindahkan berkas atau direktori, contoh :

kita ingin mengubah nama direktori test di dalam yang ada di dalam direktori /home/dekill/okok menjadi oksangat

[dekill@sarangpenyamun]$ mv /home/dekill/okok/test /home/dekill/okok/oksangat

jika kita ingin memindahkan direktori oksangat dari /home/dekill/okok ke direktori /home/dekill

[dekill@sarangpenyamun]$ mv /home/dekill/okok/oksangat /home/dekill

touch

Perintah untuk membuat sebuah berkas kosong, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ touch test1

maka berkas test1 akan terbuat dalam keadaan kosong tanpa isi

cat

Sebuah utilitas untuk membuat sebuah berkas baru, dengan isi atau bisa juga menambahkan isi yang sudah ada, contoh :

saya ingin membuat sebuah berkas bernama tulis.txt dengan isi “ayo menulis”

[dekill@sarangpenyamun]$ cat > tulis.txt

jika tekan entar maka di bawah nya akan muncul sebuah barus kosong, kita bisa menuliskan isi dari teks di situ, contoh ketika saja

ayo menulis

lalu tekan tombol ctrl+d

maka terbuatlah berkas tulis.txt dengan isi “ayo menulis”

jika kita ingin menambahkan isi dari tulis.txt dengan tulisan “karena menulis banyak manfaatnya”

[dekill@sarangpenyamun]$ cat >> tulis.txt

tekan enter, lalu tuliskan “karena menulis banyak manfaatnya” jika sudah tinggal tekan crtl+d

cat juga bisa digunakan untuk melihat isi berkas, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ cat tulis.txt

maka isi tulis.txt akan muncul

more

Untuk melihat isi suatu berkas, berbeda dengan cat, more hanya untuk melihat isi suatu berkas dan akan berhenti per halaman, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ more tulis.txt

akan melihat isi dari berkas tulis.txt

pipe

pipe di gunakan ketika kita ingin menjalanan suatu perintah tapi di lengkapi dengan perintah lainnya, contoh :

saya ingin melihat isi direktori tapi hanya yang mengadung nama test

[dekill@sarangpenyamun]$ ls | grep test

maka outputnya kira-kira akan seperti ini di komputer saya :

testdisk.log
test.log

hanya memunculkan semua file atau direktori yang nama nya mengandung kata test

pengalihan output

Standar output/keluaran di linux adalah layar monitor, kita bisa mengalihkan keluaran jika kita inginkan, contoh :

ketika kita menjalankan perintah ls pasti hasil dari perintah tersebut akan muncul di layar monitor, kita bisa mengalihkan hasil keluaran ke dalam sebuah berkas

[dekill@sarangpenyamun]$ ls >> hasil_ls

maka hasil dari ls tidak akan muncul di layar monitor tapi akan di letakkan kedalam berkas bernama hasil_ls, kita bisa membuka berkas tersebut menggunakan more

Perintah baris untuk sistem

Kelompok perintah baris yang biasanya di gunakan untuk mengetahui informasi tentang sistem linux yang di gunakan

uname

Menampilkan informasi sistem linux yang gunakan, contoh

[dekill@sarangpenyamun]$ uname
Linux

bisa juga menggunakan option, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ uname -a
Linux sarangpenyamun 2.6.35-22-generic #33-Ubuntu SMP Sun Sep 19 20:34:50 UTC 2010 i686 GNU/Linux

du

Melihat penggunaan harddisk, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ du -m

perintah di atas untuk melihat penggunaan harddisk, dari tiap partisi yang ada dalam ukuran megabyte

top

Menampilkan task/pekerjaan yang sedang berjalan, biasa di gunakan untuk melihat penggunaan memori, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ top

top - 11:30:01 up 4 days, 12:34, 2 users, load average: 0.10, 0.37, 0.43
Tasks: 163 total, 2 running, 160 sleeping, 0 stopped, 1 zombie
Cpu(s): 2.7%us, 1.0%sy, 0.2%ni, 96.2%id, 0.0%wa, 0.0%hi, 0.0%si, 0.0%st
Mem: 1016396k total, 953660k used, 62736k free, 119152k buffers
Swap: 2000088k total, 58192k used, 1941896k free, 286876k cached
PID USER PR NI VIRT RES SHR S %CPU %MEM TIME+ COMMAND 
 1123 root 20 0 85416 25m 11m S 3 2.6 66:32.88 Xorg 
19156 dekill 20 0 91780 13m 10m S 3 1.3 0:05.86 gnome-terminal 
19289 dekill 20 0 278m 176m 21m S 3 17.8 5:16.46 chromium-browse 
 1669 dekill 20 0 39656 9m 8268 S 0 1.0 1:51.30 clock-applet 
19123 dekill 20 0 351m 79m 31m S 0 8.0 4:28.40 chromium-browse 
19925 dekill 25 5 157m 43m 17m S 0 4.4 0:03.56 chromium-browse 
20032 dekill 20 0 2624 1136 840 R 0 0.1 0:00.04 top 
 1 root 20 0 2880 1584 1196 S 0 0.2 0:01.24 init 
 2 root 20 0 0 0 0 S 0 0.0 0:00.01 kthreadd 
 3 root 20 0 0 0 0 S 0 0.0 0:14.14 ksoftirqd/0 
 4 root RT 0 0 0 0 S 0 0.0 0:00.37 migration/0 
 5 root RT 0 0 0 0 S 0 0.0 0:00.00 watchdog/0 
 6 root RT 0 0 0 0 S 0 0.0 0:00.56 migration/1 
 7 root 20 0 0 0 0 S 0 0.0 0:30.82 ksoftirqd/1 
 8 root RT 0 0 0 0 S 0 0.0 0:00.00 watchdog/1 
 9 root 20 0 0 0 0 S 0 0.0 0:10.62 events/0 
 10 root 20 0 0 0 0 S 0 0.0 0:17.24 events/1

ps

Menampilkan proses yang sedang berjalan di linux, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]$ ps

PID TTY TIME CMD
19181 pts/0 00:00:00 bash
20033 pts/0 00:00:00 ps

untuk hasil yang lebih mendetail kita bisa menggunakan option, seperti :

[dekill@sarangpenyamun]$ ps ax | more

kill

Digunakan untuk mematikan suatu proses, contoh :

satu buah baris contoh hasil ps ax adalah

20059 ? Sl 0:02 rhythmbox

sebuah proses bernama rhythmbox dengan pid 20059 kita bisa mematikan proses tersebut dengan cara :

[dekill@sarangpenyamun]$ kill -9 20059

-9 adalah signal, saya malas menjelaskan lebih detail tentang signal, silakan anda baca manual linux atau cari di internet apa itu signal dan fungsinya, dan silakan cari juga apa bedanya kill tanpa signal dan menggunakan signal. nomor 20059 adalah PID dari rhythmbox.

Perintah untuk pengaturan user

Linux adalah sistem operasi yang multiuser artinya banyak user bisa menggunakan sistem dalam waktu yang bersamaan, biasanya yang bisa mengatur user di Linux hanya admin/biasa disebut root, beberapa perintah untuk mengatur user :

useradd

Digunakan untuk membuat user baru, contoh :

saya ingin membuat user bernama tamu, sebelumnya saya sudah login sebagai root

[root@sarangpenyamun]# useradd tamu

setelah user terbuat kita bisa memberikan passwordnya untuk user tamu, contoh :

[root@sarangpenyamun]# passwd tamu
Enter new UNIX password: 
Retype new UNIX password: 
passwd: password updated successfully

Di beberapa distro seperti slackware ada perintah adduser, fungsi sama dengan useradd tapi sedikit berbeda cara penggunaanya, di ubuntu cukup menambahkan sudo di depan perintah useradd. Di beberapa distro sudah di sediakan tools untuk membuat user menggunkan gui.

userdel

Digunakan untuk menghapus user, contoh :

ingin menghapus user tamu dari sistem

[root@sarangpenyamun]# userdel tamu

maka user tamu akan terhapus, kita juga bisa menggunakan option lain yang bisa di lihat menggunakan man. Selain userdel ada satu perintah yang lebih advance yaitu deluser.

passwd

Digunakan untuk memberikan password kepada user  yang baru di buat atau untuk mengganti password lama dari user, contoh :

saya login sebagai user tamu dan ingin mengganti password saya

[tamu@sarangpenyamun]$ passwd
Changing password for test.
(current) UNIX password:
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully

Semua file tentang user di simpan di dalam berkas /etc/passwd. Selain beberapa perintah di atas masih banyak lagi perintah di linux yang berhubungan dengan user dan group, perintah tentang group bisa di lihat di sini

Perintah baris yang berhubungan dengan jaringan

perintah untuk jaringan ini lebih kepada utiliti dan tools yang di jalankan di terminal, beberapa diantaranya :

ping

Mengirimkan ICMP request kepada host tujuan, apa itu ICMP silakan cari di internet, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]:~$ ping www.google.co.idPING www.google.co.id (74.125.235.24) 56(84) bytes of data.
64 bytes from sin01s04-in-f24.1e100.net (74.125.235.24): icmp_req=1 ttl=52 time=120 ms
64 bytes from sin01s04-in-f24.1e100.net (74.125.235.24): icmp_req=2 ttl=52 time=118 ms
64 bytes from sin01s04-in-f24.1e100.net (74.125.235.24): icmp_req=3 ttl=52 time=117 ms

ifconfig

Untuk melihat dan mengkonfigurasi interface jaringan di linux, contoh

[dekill@sarangpenyamun]:~$ ipconfig

perintah di atas untuk melihat informasi tentang interface jaringan, contoh lain :

[dekill@sarangpenyamun]:~$ ifconfig eth0 192.168.1.3 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.0.255

perintah di atas untuk menseting ip pada linux

Pengguna ubuntu jangan lupa tambahkan sudo di depan ifconfig. Selain menggunakan perintah di terminal seting ip bisa dengan cara merubah file /etc/network/interface atau dapat juga melalui tools grafis yang biasanya sudah disediakan oleh distro linux

netstat

Melihat koneksi network, table routing dan lain sebagainya, contoh :

[dekill@sarangpenyamun]:~$ netstat
Proto Recv-Q Send-Q Local Address Foreign Address State
 tcp 0 0 sarangpenyamun:54851 sin01s04-in-f0.1e:https ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:60059 sin01s04-in-f23.1e1:www ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:58671 sin01s04-in-f13.1e1:www ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:58460 91.subnet118-98-42.:www ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:50086 sin01s04-in-f26.1e1:www ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:43331 6.69.233.72.static.:www ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:58722 107.subnet118-98-:https ESTABLISHED
 tcp 0 0 sarangpenyamun:48167 sin01s04-in-f23.1:https ESTABLISHED

nc

Sebuah utility yang hampir bisa digunakan untuk apa saja dalam jaringan (pisau victorinoxnya jaringan)

Dengan nc kurang lebih kita scanning port dan melihat service-service yang terpasang pada server, transfer file, uji dan simulasi server, menguji firewall, proxy dan gateway, melihat performance jaringan, pengujian address spoofing, banner grabbing

Yang mana tidak akan dijelaskan di sini semua satu persatu, sedikit contoh kegunaan nc :

nc untuk transfer file

Di komputer server jalankan ini :

[root@sarangpenyamun]:~# md5sum tulisan
[root@sarangpenyamun]:~# 4c169d9bc52549a96fa874cdee5eec8e tulisan
[root@sarangpenyamun]:~# cat tulisan | nc -l 4009

Di komputer client jalankan ini:

[root@sarangpenyamun]:~# nc 192.168.1.1 4009 > tulisan
[root@sarangpenyamun]:~# md5sum tulisan
[root@sarangpenyamun]:~# 4c169d9bc52549a96fa874cdee5eec8e tulisan

Mengirimkan file tulisan dari komputer server ke client, dan file tersebut di kriptografi dengan md5 agar data tetap bisa di validasi setelah sampai di client, jika validasi salah artinya data tidak asli lagi

nc untuk scaning port :

[root@sarangpenyamun]:~# nc -v -z host.name.com 10-100

tracepath

Melakukan trace jalur network yang menuju ke suatu host, contoh :

dekill@sarangpenyamun:~$ tracepath www.google.co.id
 1: sarangpenyamun 0.193ms pmtu 1500
 1: 192.168.2.1 338.267ms asymm 2
 1: 192.168.2.1 905.676ms asymm 2
 2: 192.168.2.10 294.482ms
 3: 192.168.4.8 287.265ms asymm 2
 4: 192.168.4.8 302.335ms asymm 2
 5: 192.168.2.10 925.530ms asymm 2
 6: 192.168.4.196 275.918ms asymm 2
 7: ix-1-1-1-501.tcore1.SVW-Singapore.as6453.net 1031.788ms asymm 2
 7: ix-1-1-1-501.tcore1.SVW-Singapore.as6453.net 1014.057ms asymm 2
 8: if-12-0-0.core1.SVQ-Singapore.as6453.net 1071.223ms asymm 2
 9: Vlan1107.icore1.SVQ-Singapore.as6453.net 1251.036ms asymm 2
 9: Vlan1107.icore1.SVQ-Singapore.as6453.net 690.701ms asymm 2
 11: no reply

nmap

Kegunaanya adalah sebagai jelajah jaringan/port scaner, nmap lebih advance dari nc. Menggunkan nmap ini butuh pengetahuan yang dalam tentang jaringan, sangat banyak tehnik yang dapat di gunakan di dalam penggunaan nmap, sedikit contoh dari penggunaan nmap :

[root@sarangpenyamun]:~# nmap -O 192.168.100.1

atau

[root@sarangpenyamun]:~# nmap -O sarangpenyamun

baris di atas jika kita ingin mengetahui tipe os dan beberapa informasi lain dari suatu host, target bisa ip atau nama-host, contoh lain :

[root@sarangpenyamun]:~# nmap 192.168.100.1 -p100-1000

baris di atas jika ingin menscaning port dari 100-1000 pada host dengan ip 192.168.100.1

selain -p juga ada -F,-r, –port-ratio, –top-ports dan lain sebagainya. Untuk lebih lengkap silakan liat manual nmap, contoh lainnya :

[root@sarangpenyamun]:~# nmap -sP 192.168.100.0/24

baris di aas untuk melihat ip yang aktif dari sekumpulan ip yang sudah di ketahui dalam jaringan bersubnet /24, untuk lebih jelas tentang subnetting cari di internet, contoh di atas termasuk dalam host discovery, selain -sP ada banyak lagi optionnya -sL, -PN, -PS, -PA dan lain sebagainya. contoh lain :

[root@sarangpenyamun]:~# nmap -sS -O 192.168.100.0/24

jika ingin scaning dengan stealth SYN terhadap setiap host yang hidup dari 256 IP dalam jaringan kelas C, selain itu juga melihat sistem operasi yang digunakan oleh setiap host yang hidup. Tehnik port scanning masih banyak lagi optionnya, antara lain :

-sS (TCP SYN scan)

-sT (TCP connect scan)

-sU (UDP scan)

-sN-sF-sX (TCP NULL, FIN, dan Xmas scan)

-sA (TCP ACK scan)

-sW (TCP Window scan)

-sM (TCP Maimon scan)

-sI <zombie host>[:<probeport>] (idle scan)

-sO (IP protocol scan)

-b <FTP relay host> (FTP bounce scan)

dan sebagainya

Masih banyak lagi perintah dasar yang belom di jelaskan di atas, semoga tulisan di atas bermanfaat.

About these ads
Tagged , , ,

4 thoughts on “perintah baris (Command Line) / perintah dasar linux (linux basic command)

  1. I must admit I was drawn to this post because of the funny picture. Funny how I don’t even need to speak the language to know what you are saying. Then again, maybe I do speak the language….the language of truth. I do promise that I will translate this blog and then I will understand it better.

    • dekill says:

      thank you for your visit and thank you for your comment :) I really appreciate it, this post is just an old article that was recently published, in fact I really want to write in English but will definitely take a long time, due to lack of my writing using the English language

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 42 other followers

%d bloggers like this: